Mobil Listrik di Jalan Tol: Kenapa Lebih Boros Dibanding di Kota?

Efisiensi Mobil Listrik di Kecepatan Tinggi
Efisiensi Mobil Listrik di Kecepatan Tinggi

Jambiseru.com – Banyak pengguna mobil listrik menyadari satu hal menarik: konsumsi baterai terasa lebih hemat saat digunakan di dalam kota, tetapi justru lebih cepat berkurang saat melaju di jalan tol. Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan, terutama bagi pemilik baru mobil listrik yang terbiasa dengan pola konsumsi mobil bensin.

Secara teknis, mobil listrik memang paling efisien saat digunakan pada kecepatan rendah hingga menengah. Di kecepatan konstan tinggi seperti di jalan tol, motor listrik harus bekerja lebih keras untuk melawan hambatan angin. Semakin tinggi kecepatan, semakin besar energi yang dibutuhkan hanya untuk menjaga mobil tetap melaju.

Berbeda dengan lalu lintas kota yang penuh stop and go, jalan tol jarang memberikan kesempatan bagi sistem regenerative braking untuk bekerja optimal. Saat melaju konstan, hampir tidak ada energi yang bisa dikembalikan ke baterai. Inilah alasan utama mengapa jarak tempuh mobil listrik di tol sering kali lebih pendek dibandingkan klaim penggunaan campuran kota.

Faktor aerodinamika juga sangat berpengaruh. Pada kecepatan tinggi, hambatan udara meningkat secara signifikan. Mobil listrik yang tidak dirancang dengan fokus aerodinamika akan mengalami konsumsi energi yang lebih besar, meskipun kapasitas baterainya cukup besar.

Penggunaan AC dan fitur kenyamanan lain di jalan tol juga memberikan dampak tambahan. Saat kecepatan tinggi, sistem pendinginan baterai bekerja lebih aktif untuk menjaga suhu tetap stabil. Kombinasi antara pendinginan baterai, AC kabin, dan motor penggerak membuat konsumsi daya meningkat.

Namun, kondisi ini bukan berarti mobil listrik tidak cocok untuk jalan tol. Dengan gaya berkendara yang tepat, konsumsi baterai tetap bisa ditekan. Menjaga kecepatan stabil, menghindari akselerasi agresif, serta memanfaatkan mode eco dapat membantu menjaga efisiensi energi.

Menariknya, banyak mobil listrik justru lebih irit saat melaju di kecepatan tol menengah dibandingkan ngebut. Selisih kecepatan 10–20 km/jam bisa berdampak besar pada jarak tempuh. Oleh karena itu, pengaturan kecepatan menjadi kunci utama saat berkendara jauh.

Kesimpulannya, mobil listrik memang cenderung lebih boros di jalan tol dibandingkan di kota, tetapi hal ini merupakan karakter alami kendaraan listrik. Dengan perencanaan dan gaya berkendara yang tepat, mobil listrik tetap aman, nyaman, dan efisien untuk perjalanan jarak jauh melalui jalan tol.(doo)

Pos terkait