KAIRO, Jambiseru.com – Ketua Parlemen Arab Saudi Mohammed Al-Yamahi mengecam keras tindakan pimpinan otoritas keamanan Israel Itamar Ben Gvir yang menyerbu Pusat Pelatihan Qalandia milik Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem.
Parlemen Arab juga mengecam keputusan otoritas Israel untuk mengambil alih secara paksa, mengusir para staf, dan membongkar bangunan pusat pelatihan tersebut, serta menargetkan sejumlah fasilitas UNRWA lainnya di wilayah itu.
Dalam pernyataan resminya, Al-Yamahi menegaskan bahwa eskalasi yang terjadi pada Selasa lalu (25/8) merupakan pelanggaran secara terang-terangan terhadap hak imunitas PBB serta serangan langsung terhadap institusi dan resolusi lembaga internasional.
Oleh karena itu, Parlemen Arab mendesak komunitas internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan tegas dan bersifat mengikat secara hukum guna menghentikan serangan zionis Israel terhadap fasilitas PBB dan memastikan pihak yang terlibat bertanggung jawab.
Al-Yamahi menekankan bahwa berbagai upaya pendudukan oleh zionis Israel untuk menghancurkan UNRWA tidak akan pernah mengakhiri masalah pengungsi Palestina.
Dia menegaskan bahwa Parlemen Arab akan terus mendukung keberadaan UNRWA beserta mandat yang diembannya dari PBB.
Selain itu, lembaga tersebut juga berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina, terutama hak untuk kembali ke tanah air mereka serta hak untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. (uda)
Sumber: Antaranews.com











