Krisis Air dan Karhutla, Wali Kota Maulana Keluarkan SE Imbauan Shalat Istisqa di Jambi

wali kota maulana keluarkan se imbauan shalat istisqa di jambi
Krisis Air dan Karhutla, Wali Kota Maulana Keluarkan SE Imbauan Shalat Istisqa di Jambi. Foto: ilustrasi

JAMBI, Jambiseru.com – Di tengah ancaman kekeringan akibat musim kemarau serta dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengajak seluruh masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual. Ajakan tersebut diwujudkan melalui imbauan pelaksanaan Shalat Istisqa secara berjamaah.

Kebijakan ini resmi dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Jambi Nomor 23 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Shalat Istisqa, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Kamis (27/8/2026).

Melalui edaran tersebut, Pemkot Jambi mendorong masyarakat untuk bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi lingkungan dan kehidupan warga.

Koordinasi Berjenjang dan Pelibatan Tokoh Agama
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Jambi meminta agar kegiatan ibadah ini dikoordinasikan secara berjenjang, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga tingkat rukun tetangga (RT).

Pemerintah juga menggandeng Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), pengurus rumah ibadah, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

Selain itu, setiap masjid dan musala di wilayah Kota Jambi diberikan keleluasaan untuk menggelar Shalat Istisqa secara mandiri. Waktu serta lokasi pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing dengan tetap mematuhi kaidah syariat.

Perbanyak Istighfar dan Kepedulian Sosial
Melalui edaran yang sama, para ulama, khatib, dan imam masjid diimbau untuk mengajak para jamaah memperbanyak istighfar, bertobat, serta melakukan introspeksi diri. Masyarakat juga didorong untuk meningkatkan amal ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah situasi sulit ini.

Para camat, lurah, dan kepala unit kerja turut diinstruksikan untuk aktif menyosialisasikan imbauan ini kepada warga, sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, aman, serta tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas harian masyarakat.

Sinergi Ikhtiar Spiritual dan Layanan Darurat
Pelaksanaan Shalat Istisqa ini melengkapi berbagai langkah taktis yang telah diambil Pemkot Jambi, termasuk penyiapan ribuan liter air bersih dan pengawasan kesehatan warga.

Meski fokus pada ikhtiar doa, Pemkot Jambi memastikan layanan kedaruratan tetap siaga penuh. Warga Kota Jambi yang membutuhkan pasokan air bersih mendesak tetap dapat memanfaatkan layanan bebas pulsa Call Center Bahagia 112 yang beroperasi 24 jam.

Melalui sinergi antara ikhtiar nyata pemerintah, tokoh agama, dan doa seluruh masyarakat, Pemkot Jambi optimistis berbagai dampak kemarau ini dapat dilalui dengan baik, sembari menanti datangnya hujan yang menyejukkan. (ris)

Pos terkait