Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kota Jambi Pimpin Realisasi IKAD 2025 di Jambi

dorong pertumbuhan ekonomi, kota jambi pimpin realisasi ikad 2025 di jambi
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kota Jambi Pimpin Realisasi IKAD 2025 di Jambi. Foto: jambiserucom

JAMBI, Jambiseru.com – Pemerintah Kota Jambi menorehkan prestasi gemilang dengan mencatatkan realisasi Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) Tahun 2025 tertinggi se-Provinsi Jambi. Berdasarkan data resmi, Kota Jambi sukses memimpin dengan perolehan angka 6,75, jauh melampaui seluruh kabupaten dan kota lainnya di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini termuat dalam Surat Sekretariat Daerah Provinsi Jambi Nomor UND.500/2046/SETDA.PRKM/IX/2026. Dokumen penting yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., pada 17 September 2026 itu merinci realisasi capaian IKAD 2025 sekaligus menetapkan target IKAD 2027 bagi seluruh daerah.

IKAD sendiri memegang peranan krusial sebagai proksi indikator inklusi keuangan. Indikator ini merupakan bagian integral dari Indikator Kinerja Daerah (IKD) yang wajib diintegrasikan ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di masing-masing wilayah.

Torehan positif ini mencerminkan semakin meratanya akses masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan formal. Hal tersebut sekaligus menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat inklusi keuangan guna menopang pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Jambi.

Menilik dari capaian aktual tahun 2025 sebesar 6,75, Pemerintah Kota Jambi kemudian mematok target IKAD Tahun 2027 pada angka 6,77. Penetapan target ini dirumuskan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, demi menjaga konsistensi peningkatan akses layanan finansial bagi warga kedepannya.

Berikut adalah daftar lengkap realisasi IKAD Tahun 2025 dan target IKAD Tahun 2027 untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi:

No.  Kabupaten/Kota  |  IKAD 2025  |  Target IKAD 2027
1. Kabupaten Kerinci    | 4,38   |  4,45
2. Kabupaten Merangin   |  4,25  |  4,33
3. Kabupaten Sarolangun  |  4,23  |  4,30
4. Kabupaten Batanghari  |  4,28  |  4,35
5. Kabupaten Muaro Jambi  |  4,22  |  4,30
6. Kabupaten Tanjung Jabung Timur  |  3,78  |  3,87
7. Kabupaten Tanjung Jabung Barat  |  3,98  |  4,06
8. Kabupaten Tebo  |  4,09  |  4,17
9. Kabupaten Bungo  |  4,44  |  4,51
10. Kota Jambi  |  6,75  |  6,77
11. Kota Sungai Penuh  |  4,65  |  4,71

Dominasi Kota Jambi dalam daftar tersebut menegaskan efektivitas kebijakan inklusi keuangan yang telah berjalan. Ke depan, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak literasi dan inklusi keuangan secara masif, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan. (ris)

Pos terkait