Tinjau Langsung, Wali Kota Jambi Maulana Bongkar TPS Pinggir Jalan Demi Kota Bersih

tinjau langsung, wali kota jambi maulana bongkar tps pinggir jalan demi kota bersih
Tinjau Langsung, Wali Kota Jambi Maulana Bongkar TPS Pinggir Jalan Demi Kota Bersih. Foto: jambiserucom

Jambi, Jambiseru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus bergerak cepat dalam membenahi masalah kebersihan lingkungan. Pada Sabtu (15/05/2026), Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, turun langsung memimpin penutupan dan pembongkaran sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) pinggir jalan yang kerap mengganggu estetika kota.

Langkah tegas ini menyasar dua titik utama, yakni TPS di RT 11 Kelurahan Orang Kayo Hitam (OKH), Kecamatan Pasar, serta TPS di RT 06 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Aksi pembongkaran ini merupakan bagian dari akselerasi program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Program ini menjadi salah satu pilar penting dalam menyukseskan visi “Kampung Bahagia” yang tengah digencarkan Pemkot Jambi demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari tumpukan sampah terbuka.

Sistem OPBM: Sampah Dijemput, Punya Nilai Ekonomis
Dalam transformasi ini, sistem pengelolaan sampah di Kota Jambi mengalami perubahan total. Warga tidak lagi perlu berjalan ke TPS untuk membuang sampah. Sebagai gantinya, armada becak motor (bentor) sampah yang baru saja dilepas secara resmi akan langsung menjemput sampah dari rumah ke rumah.

Menariknya, program OPBM ini tidak hanya sekadar mengangkut limbah rumah tangga, tetapi juga dirancang untuk mendongkrak ekonomi warga. Sampah yang dikumpulkan bakal dibawa ke depo khusus, lalu ditimbang secara digital melalui aplikasi terintegrasi untuk memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat yang memilah sampah.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa perubahan skema ini sangat diperlukan mengingat pertumbuhan penduduk Kota Jambi yang semakin padat, sehingga konsep TPS terbuka di pinggir jalan sudah tidak lagi relevan.

“Ini adalah wujud nyata pelaksanaan program Kampung Bahagia, khususnya pada aspek Bersih dan Aman. TPS terbuka berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Konsep lama membuang sampah ke TPS pinggir jalan harus diubah karena kota kita sudah semakin padat,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa penataan ini selaras dengan program kebersihan lingkungan yang diusung oleh Presiden Prabowo.

Bekas TPS Bakal Disulap Menjadi Ruang Terbuka Hijau
Pemkot Jambi memastikan lahan bekas pembongkaran TPS tidak akan dibiarkan telantar. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi akan berkolaborasi untuk menyulap lokasi-lokasi tersebut menjadi taman kota yang asri.

Sebagai solusi transisi sebelum depo sampah Angso Duo rampung, Pemkot Jambi telah menyiagakan armada Arm Roll di lokasi tersebut agar alur pembuangan sampah tetap terkendali.

“Ini adalah proses transisi dan bentuk konsistensi kita. Jika program OPBM sudah berjalan 100 persen di seluruh wilayah, maka semua TPS pinggir jalan akan resmi kita tutup,” jelas Wali Kota.

Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Petugas Sampah
Sebagai bentuk kepedulian terhadap risiko kerja, Pemkot Jambi juga memastikan seluruh operator pengangkut sampah dalam program OPBM akan difasilitasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Ke depan, setelah sistem penjemputan ini berjalan sepenuhnya, Pemkot Jambi akan mulai mengedukasi warga mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari sumbernya.

Agenda penutupan TPS ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemkot Jambi, Plh. Direktur Siginjai Sakti Ardiansyah, Danramil 415-12/Pasar Mayor Inf Darminto, serta jajaran Forum Ketua RT setempat. (ris)

Pos terkait