JAKARTA, Jambiseru.com – Tenaga Ahli Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Karimah Muhammad menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menciptakan ekosistem kerja baru hingga ke seluruh pelosok negeri.
“MBG bukan sekadar program makan siang, melainkan ekosistem kerja dengan 28.390 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan lebih dari 1,1 juta penjamah makanan, pengemudi, petugas kebersihan, keamanan, dan lapangan, yang seluruhnya menggantungkan penghasilan pada keberlangsungan SPPG,” katanya dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Karimah mengemukakan menghentikan Program MBG juga berarti menghilangkan nafkah lebih dari satu juta orang yang bekerja demi peningkatan kualitas program peningkatan gizi nasional tersebut.
Ia menyampaikan beberapa penyesuaian atau refocusing serta penghematan program optimalisasi MBG yang mencakup no school days, no MBG yang artinya penerima manfaat di sekolah hanya menerima makanan di hari aktif pembelajaran dengan penyesuaian jadwal distribusi, penutupan SPPG bermasalah, hingga penyatuan atau merger SPPG di bawah standar luas 400 meter persegi.
Baca Selengkapnya : Di Antaranews.com











