Kemudian Irjen Indra Miza, sebelumnya menjabat Pati SSDM Polri penugasan Wantannas, dimutasi sebagai analis kebijakan utama Baharkam Polri. Serta Brigadir Jenderal (Brigjen) Tatang mengisi posisi baru sebagai Pati Bareskrim Polri penugasan SKK Migas dan meninggalkan jabatannya sebagai penyidik tindak pidana utama TK II Bareskrim Polri.
Selanjutnya 26 berpangkat Komisaris Besar (Kombes), dua di antaranya Kombes Suyudi Ario Seto meninggalkan jabatan lamannya sebagai Wadirtipidsiber Bareskrim Polri dan diangkat sebagai penyidik tindak pidana utama TK II Bareskrim Polri. Sedangkan posisi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri diisi oleh Kombes Himawan, yang sebelumnya menjabat Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri, dan sisanya berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) juga ikut dimutasi.
Selanjutnya rincian dalam surat telegram bernomor 2934 terdapat 72 pati dan pamen yang dilakukan mutasi. Terdiri dari 6 perwira berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), 32 berpangkat Kombes, dan sisanya berpangkat AKBP. Mereka adalah Brigjen Dul Alim meninggalkan jabatan lama sebagai Wakapolda Jambi dimutasi sebagai analis kebijakan utama bidang Kamneg Baintelkam Polri.
Brigjen Yudawan Roswinarso sebelumnya menjabat SSDM Polri diangkat menjadi Wakapolda Jambi. Brigjen Hartono dimutasi sebagai analis kebijakan utama bidang Pidum Bareskrim Polri, sebelumnya menjabat Karopsi SSDM Polri.
Brigjen Zainal Arifin Paliwang sebelumnya menjabat penyidik tindak pidana utama TK II Bareskrim Polri, dimutasi sebagai analis kebijakan utama bidang Pidum Bareskrim Polri. Brigjen Yadi Suryadinata sebelumnya menjabat Wakapolda Sulut, dimutasi sebagai analis kebijakan utama ekonomi Baintelkam Polri. (*)
Sumber: Pemayung.com












