Hardiknas 2026: Wali Kota Maulana Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru dan Revitalisasi Sekolah di Kota Jambi

hardiknas 2026 wali kota maulana tegaskan komitmen sejahterakan guru dan revitalisasi sekolah di kota jambi
Hardiknas 2026: Wali Kota Maulana Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru dan Revitalisasi Sekolah di Kota Jambi. Foto: jambiserucom

Bungo, Jambiseru.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi panggung bagi Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., untuk mempertegas komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan. Usai mengikuti Upacara Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX tingkat Provinsi Jambi di lapangan Kantor Bupati Bungo, Senin (04/05/2026), Maulana membeberkan sejumlah langkah strategis yang telah dan akan diambil Pemkot Jambi.

Salah satu poin utama yang ditonjolkan Wali Kota Maulana adalah keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan status kepegawaian tenaga pendidik. Ia menyatakan bahwa seluruh tenaga guru di Kota Jambi kini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Alhamdulillah, dunia pendidikan kita terus berkembang. Sebagai bentuk nyata upaya meningkatkan kesejahteraan, kami telah mengangkat seluruh tenaga guru di Kota Jambi menjadi PPPK,” ujar Wali Kota Maulana dengan optimis.

Tidak hanya fokus pada sumber daya manusia, Maulana juga gencar melakukan pembenahan infrastruktur pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Jambi tengah mendorong revitalisasi sekolah-sekolah di bawah kewenangan kota. Langkah ini diperkuat melalui koordinasi intensif dengan Dirjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan beberapa waktu lalu.

Maulana berharap semangat Hardiknas tahun ini menjadi pemantik konsistensi transformasi pendidikan, terutama melalui penguatan sistem pembelajaran berbasis digital di Kota Jambi.

Menariknya, Wali Kota Maulana juga memberikan perhatian khusus pada pembentukan karakteristik generasi muda di tengah gempuran teknologi. Ia secara tegas mendukung kebijakan Pemerintah Pusat terkait pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

“Ini hal yang sangat krusial. Kami sangat mendukung pembatasan medsos bagi anak di bawah 16 tahun agar karakter mereka tetap terjaga dan tidak tergerus oleh pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa,” jelasnya.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., ini juga menjadi ajang sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah. Dalam amanatnya, Gubernur Al Haris menekankan bahwa keberlanjutan pembangunan sangat bergantung pada kesiapan generasi masa kini dalam melanjutkan perjuangan di bidang pendidikan dan pemerintahan.

Acara tersebut turut dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada Bilqis Sakinah, siswi SMKN 4 Kota Jambi, yang sukses mengukir prestasi nasional di bidang tata kecantikan.

Hadir dalam upacara tersebut Sekda Provinsi Jambi, Wakil Bupati Bungo, jajaran Forkopimda, serta ratusan ASN dan pelajar yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat. (ris)

Pos terkait