Kualitas Udara di Merangin Mulai Membaik, Namun AQI 146 Masih Berisiko bagi Kelompok Sensitif

Kualitas udara di Kabupaten Merangin, Jambi, mulai menunjukkan tren positif. Meski demikian, kondisi udara di wilayah Kota Bangko masih berada pada level yang perlu diwaspadai, khususnya bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok sensitif.
Kualitas udara di Kabupaten Merangin, Jambi, mulai menunjukkan tren positif. Meski demikian, kondisi udara di wilayah Kota Bangko masih berada pada level yang perlu diwaspadai, khususnya bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok sensitif.

Jambiseru.com, BANGKO — Kualitas udara di Kabupaten Merangin, Jambi, mulai menunjukkan tren positif. Meski demikian, kondisi udara di wilayah Kota Bangko masih berada pada level yang perlu diwaspadai, khususnya bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok sensitif.

Berdasarkan pantauan situs IQAir pada Sabtu (29/8/2026), indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Kota Bangko berada di kisaran 146. Angka tersebut masih masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin menyebutkan, angka tersebut memang mengalami penurunan dibandingkan kondisi sebelumnya. Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kondisi kualitas udara tersebut juga menjadi perhatian karena berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Dinkes Merangin, hingga Jumat (28/8/2026) sore, tercatat sekitar 84 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Kabupaten Merangin.

Kabid P2P Dinkes Merangin berharap membaiknya kualitas udara dapat terus berlanjut sehingga tidak terjadi peningkatan kasus ISPA di tengah masyarakat.

“Semoga tren positif kualitas udara ini segera membaik dan tidak ada lagi penambahan kasus ISPA,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).

Dinkes Merangin melalui Bidang P2P juga akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara di wilayah tersebut.

Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama kelompok rentan, serta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan sebagai langkah perlindungan terhadap paparan polusi udara.

Dengan kondisi AQI yang masih berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan kondisi kualitas udara dan tetap menerapkan langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan.(*)

Pos terkait