Sy Fasha: Maggot Bisa Jadi Pupuk, Pakan hingga Penggerak Ekonomi Hijau

Sy Fasha: Maggot Bisa Jadi Pupuk, Pakan hingga Penggerak Ekonomi Hijau
Sy Fasha: Maggot Bisa Jadi Pupuk, Pakan hingga Penggerak Ekonomi Hijau.Foto: Jambiseru.com

JAMBI, Jambiseru.com – Di tengah masih banyaknya masyarakat yang merasa jijik melihat maggot, anggota DPR RI Dapil Jambi, Fasha, justru melihatnya sebagai peluang besar untuk masa depan pengelolaan sampah dan ekonomi masyarakat.

Menurut Fasha, pemahaman masyarakat soal maggot selama ini masih salah kaprah. Banyak yang menganggap maggot identik dengan belatung dari bangkai hewan yang berbau busuk.

“Ini yang harus diluruskan. Maggot yang dibudidayakan bukan berasal dari bangkai ayam atau bangkai anjing. Maggot ini berasal dari pengolahan sampah organik seperti sisa sayur, buah busuk, dan limbah rumah tangga,” kata Sy Fasha.

Ia menegaskan, maggot justru menjadi solusi modern dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi masalah di banyak daerah, termasuk di Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Masyarakat mungkin jijik melihat bentuknya, padahal maggot ini tidak bau. Yang bau itu sampah yang menumpuk. Maggot justru membantu mengurai limbah organik lebih cepat,” katanya.

Lebih jauh, Fasha mengungkapkan, maggot memiliki kandungan protein dan nutrisi tinggi sehingga sangat dibutuhkan untuk bahan pakan ikan, unggas, hingga hewan peliharaan.

“Maggot ini sudah menjadi bahan campuran pelet ikan dan makanan hewan. Bahkan produk makanan kucing dan anjing yang dijual di petshop dengan harga mahal, banyak yang berbahan dasar maggot,” jelasnya.

Tak hanya itu, hasil pengolahan maggot juga dapat dijadikan pupuk organik yang bernilai ekonomi tinggi. Karena itu, ia menilai budidaya maggot bisa menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus solusi lingkungan.

“Kalau dikelola serius dengan konsep eco-engineering, ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru. Sampah berkurang, lingkungan bersih, masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi,” tegas Fasha. (uda)

Pos terkait