Warga Talang Belido Muaro Jambi Tanam Pisang di Jalan Rusak, Protes Lambannya Perbaikan dari Pemerintah

warga talang belido muaro jambi tanam pisang di jalan rusak, protes lambannya perbaikan dari pemerintah
Warga Talang Belido muaro jambi tanam pisang di jalan rusak, protes lambannya perbaikan dari pemerintah. Foto : Doni/jambiserucom

Jambiseru.com – Warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, menanam pohon pisang di sepanjang sekitar satu kilometer jalan rusak di wilayah mereka.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Kabupaten yang dinilai lamban memperbaiki jalan tersebut.

Pantauan di lapangan, batang-batang pisang ditanam di titik-titik jalan yang berlubang. Beberapa di antaranya ditempeli tulisan berisi keluhan warga. Jalan tersebut tampak dipenuhi lubang besar yang memanjang di hampir seluruh badan jalan.

Saat hujan turun, lubang-lubang itu tergenang air sehingga menyulitkan pengendara yang melintas. Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan.

Muhammad, seorang pengendara motor yang melintasi jalan itu, mengatakan harus lebih berhati-hati saat berkendara.

“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Harus pelan-pelan,” katanya.

Kepala Desa Talang Belido, Fadli, membenarkan adanya aksi tersebut. Ia mengatakan jalan yang ditanami pohon pisang berada di Rt.05 dan merupakan jalan kabupaten.

Menurut dia, warga telah lama menunggu perbaikan jalan, namun hingga kini belum terealisasi. Aksi penanaman pohon pisang itu, kata dia, merupakan inisiatif warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

“Betul, itu bentuk protes warga. Jalan itu kewenangan Kabupaten,” tutupnya.(uda)

Pos terkait