Kualitas Udara Berbahaya, Pemkab Muaro Jambi Perpanjang PPJ

Kualitas Udara Berbahaya, Pemkab Muaro Jambi Perpanjang PPJ
Kualitas Udara Berbahaya, Pemkab Muaro Jambi Perpanjang PPJ. Foto: Uda/Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Kabut Asap di Kabupaten Muaro Jambi sudah sangat mengkhawatirkan. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah mencapai berbahaya.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem daring bagi para siswa di seluruh wilayah Muaro Jambi.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono mengungkapkan, berdasarkan pemantauan pada Kamis subuh, angka menunjukkan tingkat pencemaran yang sangat mengkhawatirkan.

​”Tadi pagi saya pantau, jam 04.00 Subuh saja ISPU sudah berada di angka 390-an. Itu sudah dalam level yang sangat berbahaya. Karena itu, pimpinan mengarahkan agar pembelajaran jarak jauh (daring) dari rumah tetap diperpanjang,” kata Budhi Hartono.

​Selain memperpanjang PJJ, bagi para murid, Pemkab Muaro Jambi juga mengimbau seluruh masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan guna meminimalisasi dampak buruk memburuknya kualitas udara terhadap kesehatan pernapasan.

​Meski siswa belajar dari rumah, Budhi menegaskan bahwa para guru tetap berkewajiban hadir di sekolah untuk memberikan materi pembelajaran secara daring. Namun, para tenaga pendidik diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

​”Untuk guru tetap masuk sekolah dan memberikan pelajaran jarak jauh. Namun, kami imbau agar tetap melindungi diri dengan menggunakan masker serta mengurangi kegiatan di luar ruangan,” jelasnya.

​Imbauan serupa juga ditujukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Muaro Jambi. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab mulai mengalihkan berbagai kegiatan kedinasan ke dalam ruangan (indoor), termasuk pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

​”Untuk ASN, kami imbau menghindari aktivitas di luar ruangan. Kalaupun harus beraktivitas di luar, wajib melindungi diri dengan menggunakan masker,” pungkasnya. (uda)

Pos terkait