JAMBI, Jambiseru.com – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih memprihatinkan. Hal ini terungkap saat Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan bersama Bupati Tanjab Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Edi menyoroti rendahnya persentase jalan mantap yang baru mencapai sekitar 16 persen. Ia menilai kondisi ini sebagai tantangan serius yang membutuhkan perhatian lintas sektor.
“Perbaikan infrastruktur di Tanjab Timur ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada komitmen dan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga dukungan swasta melalui program CSR,” katanya.
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali menyampaikan kondisi tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Ia mendorong agar pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran melalui APBN guna mempercepat perbaikan jalan.
“Kita terus upayakan adanya intervensi anggaran dari pusat, karena kemampuan daerah sangat terbatas. Dengan sinergi yang kuat, perbaikan bisa dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Tak hanya soal anggaran, Edi juga menyoroti tantangan teknis pembangunan jalan di wilayah tersebut. Ia menyebutkan, sebagian ruas jalan yang ditinjau berada di atas tanah gambut, yang memerlukan penanganan khusus.
“Tadi ada sekitar 16 kilometer jalan yang disampaikan Ibu Bupati. Kondisinya berada di tanah gambut, sehingga treatmentnya tentu berbeda dengan tanah biasa,” jelasnya.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, persoalan infrastruktur di Tanjab Timur dapat diselesaikan secara bertahap. Perbaikan ini dinilai penting untuk membuka akses dan meningkatkan konektivitas wilayah, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Ini kebutuhan dasar masyarakat. Kita harus dorong bersama agar pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya. (uda)












