SAH: Gubernur Harus Tegas Stop Angkutan Batu Bara di Jambi

sutan
Sutan Adil Hendra. (ist)

SAH: Gubernur Harus Tegas Stop Angkutan Batu Bara di Jambi

Jambi Seru – SAH (Sutan Adil Hendra), anggota DPR RI dapil Jambi dari partai Gerindra, buka suara soal konflik angkutan batu bara dengan masyarakat Provinsi Jambi. Ia menilai harus ada langkah kongkrit untuk mengatasi persoalan ini.

SAH menyebut bahwa persoalan ini bisa diselesaikan pemerintah daerah. Meski, persoalan angkutan batu bara membuat pemerintah di posisi serba salah.

“Sebenarnya masalah batubara ini ibarat buah simalakama bagi pemerintah. Ada kepentingan masyarakat yang saling terkait. Namun, harus ada keberpihakan kepada kepentingan masyarakat yang lebih luas, siapa itu, yaitu pengguna jalan yang jumlahnya 94 persen lebih besar dari pada pengusaha angkutan dan batubara,” tulis SAH via pesan whatsappnya, kepada Jambiseru.com.

Bacaan Lainnya

SAH menjabarkan, solusi angkutan batu bara bisa mengacu pada Perda No 13 Tahun 2012, terkait upaya agar jalan khusus batubara cepat terbangun. Tetapi, perda ini tidak tegas mengatur kapan harus terealisasi.

“Jika tidak ada juga realisasi, maka gubernur harus tegas stop angkutan batubara untuk lewat di jalan umum. Hal ini pernah dilakukan Gubernur Sumsel dan sukses memaksa pengusaha batubara membangun jalan khusus,” tutur SAH.

Secara hukum, sambungnya, solusi jangka pendek aparat kepolisian yakni melakukan penegakan hukum tilang kepada kendaraan Over dimensi over load (ODOL). Artinya, truk batubara harus ditilang karena muatannya akan membuat jalan rusak.

“Dengan ditilang, truk tak bisa jalan. Hanya saja, jika ini diterapkan, ke depan akan membuat jumlah truk angkutan akan bertambah banyak,” papar SAH, lagi,

Lalu solusi kedua, usahakan pengalihan atau rekayasa lalu lintas dari Muara Bulian ke Pelabuhan Talang Duku Jambi melewati Bajubang dan Tempino.

“Solusi ini sudah dijalankan saat ini, hanya butuh pengawasan konsisten,” ujarnya.

Solusi berukut dan untuk jangka panjang, membuat jalan atau jalur khusus oleh perusahaan tambang batu bara.

“Perlu pula perbaikan Jalur Tempino atau Bajubang oleh Pemerintah Provinsi Jambi, pengalihan pengangkutan batubara dari Muara Tembesi melalui Jalur Sungai, revisi Pasal 5, 6 dan 7 Perda Provinsi Jambi nomor 13 Tahun 2012,” tutupnya. (nas)

———-

Baca juga :

Siap-siap! Pemerintah Bakal Audit Perusahaan Sawit, Termasuk di Jambi

Harga Sawit Hari Ini di Jambi 2022

Bakal Calon Wakil Bupati Merangin Jalani Tes Kesehatan di Jambi

Mau Minyak Goreng Gratis di Jambi? Baca Berita Ini

Saat Ketua Edi Dampingi Presiden Jokowi di Jambi

Selain ke Angso Duo, Jokowi Juga Kunjungi Tempat Ini di Jambi

Hingga Malam Ini, Hilal di Jambi Tak Terlihat

Ketua DPRD Edi Purwanto Jadwalkan Bertemu Eksekutif dan Pengusaha Migor di Jambi

Sekda Sudirman: Pemprov Serius Tangani Stunting di Jambi

Artikel ini sudah tayang di Jambiseru.com

———

Pos terkait