JAMBI, Jambiseru.com – Dua puluh tahun bukan waktu yang singkat. Sejak ajang Putri Pariwisata Indonesia mulai diikuti Provinsi Jambi pada 2006, penantian untuk melihat wakil Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah melaju jauh di panggung nasional akhirnya terbayar.
Adalah Saniyyah Defarianty yang berhasil mengukir sejarah tersebut.
Mewakili Provinsi Jambi pada ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026 yang diselenggarakan Yayasan EL JOHN Indonesia, Saniyyah sukses menembus Top 5 Nasional dan meraih 4th Place atau 3rd Runner Up.
Pencapaian ini menjadi catatan penting bagi Jambi. Setelah dua dekade menunggu, wakil Jambi akhirnya mampu berdiri di jajaran lima besar putri terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Namun perjalanan Saniyyah tidak berhenti pada satu gelar.
Perempuan yang merupakan sarjana hukum lulusan Universitas Indonesia (UI) tahun 2025 tersebut juga berhasil membawa pulang sederet penghargaan bergengsi.
Saniyyah dinobatkan sebagai Putri Kuliner Indonesia, meraih Putri Pariwisata Favorit, masuk Top 3 Best Speaker, serta berhasil menjadi Top 6 Best National Costume.
Deretan prestasi itu menunjukkan bahwa kekuatan Saniyyah bukan hanya pada penampilan, tetapi juga pada kemampuan intelektual, komunikasi, wawasan, kreativitas, serta pemahamannya terhadap potensi pariwisata dan kebudayaan Indonesia.
Di panggung nasional, Saniyyah tidak hanya hadir sebagai seorang finalis. Ia membawa identitas dan cerita tentang Jambi.
Melalui ajang tersebut, berbagai potensi daerah ikut diperkenalkan, mulai dari kekayaan kuliner, budaya, tradisi, hingga warisan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Jambi.
Kemampuan Saniyyah meraih posisi Top 3 Best Speaker juga menjadi bukti bahwa promosi pariwisata tidak cukup hanya dengan memperlihatkan keindahan daerah.
Dibutuhkan kemampuan untuk bercerita, menyampaikan gagasan, memahami potensi daerah, dan meyakinkan publik bahwa Jambi memiliki kekayaan yang layak dikenal lebih luas.
Karena itu, keberhasilan Saniyyah menembus lima besar memiliki makna lebih besar dari sekadar sebuah peringkat.
Ia membawa Jambi berbicara di panggung nasional.
Di balik pencapaian tersebut, Saniyyah merupakan putri dari pasangan H Bachyuni Deliansyah, SH, MH dan Hj Faradillah Zahara, SH.
Sang ayah saat ini dipercaya menjabat sebagai Kepala BPBD Provinsi Jambi. Sebelumnya, Bachyuni Deliansyah juga pernah mengemban amanah sebagai Pj Bupati Muaro Jambi periode 2022-2024.
Saniyyah sendiri memiliki latar belakang pendidikan hukum. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Indonesia pada 2025.
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi modal tersendiri ketika harus berhadapan dengan berbagai tantangan di kompetisi tingkat nasional, terutama dalam hal wawasan dan kemampuan menyampaikan gagasan.
Perjalanan panjang Jambi di ajang Putri Pariwisata Indonesia akhirnya menemukan titik penting pada 2026.
Pencapaian Saniyyah menjadi momentum baru bagi Jambi untuk semakin percaya diri membawa potensi pariwisata dan budaya daerah ke panggung yang lebih luas.
Sebab, sebuah mahkota mungkin hanya dikenakan dalam satu malam. Tetapi sejarah yang ditorehkan akan terus dikenang.
Dan malam itu, nama Jambi kembali berdiri di antara lima besar Putri Pariwisata Indonesia.
Dari panggung Putri Pariwisata Indonesia 2026, Saniyyah Defarianty telah membuka pintu. Kini, giliran Jambi melangkah lebih jauh. (uda)











