Asisten I Setda Tebo Benarkan Alat Berat Sebelumnya Sudah Dilepas Warga

0
alat berat dibakar
Alat berat yang dibakar warga. Foto: Rian/Jambiseru.com

Jambi Seru, Tebo – Asisten I Setda Tebo, Amsiridin membenarkan pernyataan Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman tentang 8 unit alat berat yang sempat ditahan oleh warga Desa Napal Putih, Kecamatan Serai Serumpun, akhirnya dilepas dan berhasil dievakuasi keluar lokasi oleh Polres Tebo.

BACA JUGA: Polres Tebo Berhasil Amankan Staff LAJ yang Sempat Disandera Massa

“Kesepakatan alat berat dilepas dengan tuntutan para petani minta bertemu dengan pak Bupati dalam negosiasi, Senin (13/5/2019) kemarin dan saya hadir sebagai wakil Pemkab Tebo, dan pihak polres diwakili oleh pak Wakapolres Tebo, Kompol Yudha Pranata, hasil mediasi tersebut sudah saya laporkan ke pak Bupati,” terang Amsiridin saat dikonfirmasi.

Amsiridin juga mengaku kaget dengan adanya pembakaran 5 unit alat berat oleh warga Desa Napal Putih.

“Kaget juga saya mendengar informasi ini, saya baru tau sekaranglah,” lanjutnya lagi.

Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan bahwa emosi warga tersulut karena dalam mediasi yang dihadiri oleh Asisten I Setda Tebo dan Wakapolres Tebo, disepakati bahwa alat berat milik PT LAJ tidak akan melanjutkan pekerjaan Land Clearing sebelum adanya penyelesaian persoalan konfil antara warga dan PT LAJ.

BACA JUGA: Lima Unit Alat Berat PT LAJ Dibakar Massa

Namun pada kenyataannya, Selasa (14/5) alat berat milik PT LAJ Kembali melaksanakan pekerjaannya, dan melintasi pemukiman warga, hal inilah yang diduga memicu amarah warga sehingga akhirnya terjadilah insiden pembakaran 5 unit alat berat milik PT LAJ.
Sayangnya hingga berita ini diturunkan, General Manager PT LAJ, Widiharsono belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan ini. (yan)

Loading Facebook Comments ...
loading...
MEDIA PARTNER: