Viral, Video Penjambretan Sadis di Teras Rumah

  • Whatsapp
Screenshot dari video yang beredar. (Ist)
Screenshot dari video yang beredar. (Ist)

Viral, Video Penjambretan Sadis di Teras Rumah

Jambi – Sebuah video rekaman CCTV yang mempertontonkan aksi penjambretan di dalam teras rumah, mendadak viral. Video tersebut tersebar di beberapa jejaring social, seperti Facebook dan Whatsapp. Pada judul video tertulis kejadian ini terjadi di rumah toke toko Obat Aman Jambi.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Sudah Tiga Pekan Danau Sipin Sepi Pengunjung, Pedagang Terancam Gulung Tikar

Dalam video tersebut, terlihat seorang pelaku memasuki halaman rumah korban dan langsung menarik paksa tas milik korban. Aksi saling Tarik terjadi. Korban berusaha mempertahankan tasnya, hingga jatuh terguling di lantai rumah.

Aksi dramatis terus berlanjut. Penjambret yang berusaha kabur dikejar oleh korban. Aksi saling tarik kembali terjadi, ketika pelaku berusaha lari menggunakan sepeda motor. Tapi karena korban seorang perempuan, ia kalah tenaga. Korban pun sempat terseret sepeda motor, saat mempertahankan tas miliknya.

Biru (jambiseru.com) yang berusaha mencari tahu kebenaran video tersebut, langsung menghubungi Kanit Reskrim Polsek Jelutung, Ipda Fajar. Dari informasi yang diperoleh, kejadian tersebut ternyata tidak terjadi di rumah pemilik toko Obat Aman dan informasi tersebut tidak benar menimpa pemilik Toko Obat Aman.

“Pemilik toko sudah kita temuin. Dan pemilik toko sudah menjelaskan bahwa kejadian itu tidak ada,” jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Pasar, Ipda Rino. Ia menyebutkan, kalau kejadian tersebut tidak terjadi di wilayah hukum polsek pasar.

Baca Juga : Tungkal Siaga! 32 Warga Terdata Kontak dengan Pasien 05 Corona Jambi

Terpisah, Kepala Tim (Katim) Polresta Jambi, Aiptu Babe, ketika dikonfirmasi mengaku sudah menyelidiki video tersebut. Setelah dilakukan cross cek di sejumlah wilayah di Kota Jambi, ternyata tidak ditemukan adanya kejadian seperti pada video tersebut.

“Kejadian itu dak ado di wilayah hukum kita,” terangnya. (yog)

Pos terkait