Membaca Arah PAN, PDIP, Golkar dan Gerindra di Pilgub Jambi

Azrul Tanjung
Azrul Tanjung (kanan). Foto : Istimewa

Membaca Arah PAN, PDIP, Golkar dan Gerindra di Pilgub Jambi

JAMBISERU.COM, Jambi – Pilkada serentak 2020 sudah makin dekat. Arah partai-partai besar seperti PAN, PDI P, Golkar dan Gerindra, kini sedang dinanti semua kalangan. Ke mana partai-partai ini akan berlabuh?

Baca JugaPolda Jambi Siapkan Alat Antisipasi Karhutla

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, ke empat partai ini memiliki kursi cukup banyak di DPRD Provinsi Jambi. Rinciannya :
1. PDI P 9 kursi
2. Golkar 7 kursi
3. PAN 7 kursi
4. Gerindra 7 kursi
Total 30 kursi

Pengamat politik yang juga Ketua Komisi Ekonomi DPP MUI, Azrul Tanjung, menilai, sampai sejauh ini arah ketiga partai besar itu masih wait and see (melihat dan menunggu). Apalagi ketiganya memiliki reputasi yang cukup kuat di kancah peropolitikan nasional.

“Jadi baik PDI P, PAN, Golkar maupun Gerindra, tentu punya banyak pertimbangan sebelum mengarahkan dukungan ke kandidat mana di Pilgub Jambi,” ungkap Azrul, putra daerah Jambi ini, Kamis (25/6/2020).

Karena itu, membaca arah dukungan ke tiga partai ini, cukup melihat 1 partai saja. Kata Azrul, misalnya PAN mengeluarkan putusan, maka baik PDI P, Golkar maupun Gerindra, akan mengeluarkan keputusan juga.

Alasan Azrul, ke empat partai besar ini tak mau gegabah dalam menentukan dukungan, karena, target ketiganya adalah memenangkan pilkada.

“Seperti PAN. PAN ini pemenang dalam beberapa pilkada di Jambi. Makanya, mereka akan berusaha mati-matian mempertahankan reputasi ini. Intinya, PAN akan memilih kandidat terkuat dari kandidat-kandidat yang mendaftar,” tuturnya.

Lalu PDI P, karena menjadi partai pemenang di pemilihan legislatif lalu, PDIP tentu juga mempertimbangkan memilih kandidat yang benar-benar berpotensi menang di pilkada Jambi.

Berikutnya Golkar. Seperti diketahui, Golkar sebagai partai senior, selalu mencari posisi di atas angin. Menentukan kandidat yang didukung juga berdasar seberapa berpotensinya kandidat tersebut menang di pilkada Desember 2020 nanti.

Gerindra juga tak jauh beda dengan ketiga partai tersebut.

“Kunci lain adalah kemungkinan kandidat itu maju atau tidak. Artinya, ke empat partai ini lebih cenderung memilih kandidat yang sudah cukup kursi untuk maju, jadi resiko partai terkenyah alias tak berguna bisa dihindari,” jelasnya.

Meski begitu, Azrul menyebut bahwa politik itu dinamis. Maka perkembangan di minggu ini dan minggu depan, akan menentukan arah politik di Jambi.

“Kabarnya dalam waktu dekat ini ada banyak kejutan. Kita tunggu sajalah,” tutup Azrul.

Terpisah, Ketua DPD PDI P Jambi, Edi Purwanto, ditanya arah dukungan partainya di Pilgub ini, belum mau menjawab secara jelas.

“Saya masih di luar, nanti saja sampai di Jambi kita ngobrol-ngobrol,” ungkap Edi, dihubungi via ponselnya.

Baca JugaBelum Masuk Zona Hijau, Tebo Masih Zona Kuning

Untuk diketahui, sampai hari ini, baru satu kandidat yang sudah cukup kursi untuk mendaftar ke KPU. Yakni, Al Haris-Abdullah Sani.

Pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur ini, mengantongi PKS (5 kursi), Berkarya (1 kursi) dan PKB (5 kursi).(tra)

Pos terkait