Jambiseru.com, Merangin – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kelangkaan dan mahalnya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram menjelang bulan suci Ramadhan, Polres Merangin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG di wilayah Bangko, Rabu (11/2/2026) malam.
Sidak yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Merangin, IPDA Jon Piter Hasudungan Lubis, bersama anggotanya.
IPDA Jon Piter Hasudungan Lubis mengatakan, kegiatan ini bertujuan memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan serta menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat yang berhak.
“Kami memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai aturan dan stok tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Adapun pangkalan yang dilakukan pengecekan yakni Pangkalan Gas Sri Rahayu dan Pangkalan Gas Fitri di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, serta Pangkalan Gas Gusty Erawadi di RT 33 Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin.
Dari hasil pengecekan di tiga pangkalan tersebut, petugas mendapati stok LPG 3 Kg dalam kondisi kosong. Pihak pangkalan mengaku mengalami kendala distribusi sejak adanya perubahan pola pengiriman mulai Januari 2026.
Sebelumnya, pengiriman dilakukan satu kali dalam seminggu sesuai jumlah kebutuhan tabung. Namun saat ini, distribusi dilakukan dua kali dalam seminggu dengan jumlah hanya separuh dari stok sebelumnya.
Sementara itu, Kapolres Merangin melalui Kasat Reskrim AKP Eka Putra Yuliesman Koto, menyampaikan bahwa permintaan LPG 3 kilogram biasanya meningkat signifikan menjelang Ramadhan. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab dengan melakukan penimbunan atau menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Sidak ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran LPG subsidi, seperti penimbunan maupun penjualan di atas HET. Kami mengimbau seluruh pemilik pangkalan agar tidak menyalahgunakan distribusi LPG dan menyalurkannya sesuai peruntukan,”tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi dan segera melaporkan jika menemukan adanya penyimpangan dalam penyaluran LPG 3 kilogram.(Edo)












