BISNIS, Jambiseru.com – Bitcoin, aset kripto paling dikenal di dunia, sedang menghadapi salah satu periode tekanan harga dan psikologi pasar terburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan dari puncak sekitar US$126 000 menjadi kisaran jauh lebih rendah, bahkan di bawah angka US$93 000–US$70 000 dalam beberapa titik pengamatan pasar. Penurunan ini bukan sekadar fluktuasi biasa, tetapi mencerminkan kepanikan luas di kalangan investor.
Indikator utama yang sering menjadi ukuran psikologi pasar kripto — Crypto Fear & Greed Index — turun ke level “Extreme Fear” (ketakutan ekstrem). Level ini menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku pasar berada dalam kondisi takut luar biasa, memilih keluar dari posisi mereka dan menghindari risiko.
Apa Itu “Extreme Fear” di Pasar Bitcoin?
– Crypto Fear & Greed Index mengukur sentimen pasar berdasarkan data harga, volume perdagangan, volatilitas, hingga media sosial.
– Nilai tinggi menandakan optimisme kuat (greed).
– Nilai rendah menandakan ketakutan ekstrem (fear).
Saat indeks ini mencapai angka di bawah 20, pasar dikategorikan dalam fase ekstrem fear, kondisi yang biasanya terjadi saat investor panik menjual atau memotong posisi mereka, bukan membeli.
Penyebab Bitcoin Masuk Zona “Extreme Fear”
Beberapa pemicu utama penurunan harga dan sentimen negatif Bitcoin antara lain:
1. Penurunan Harga yang Signifikan
Bitcoin pernah diperdagangkan di atas US$120 000, namun koreksi harga membuatnya bergerak jauh lebih rendah dan bahkan menembus level psikologis penting, memicu reaksi pasar yang keras.
2. Liquidations Besar di Pasar Derivatif
Aksi jual paksa terhadap posisi “long” di pasar futures dan derivatif menghapus ratusan juta dolar dalam waktu singkat, mempercepat koreksi harga.
3. Keluarnya Dana dari ETF & Penurunan Minat Institusional
Beberapa produk Bitcoin ETF mengalami capital outflows besar, yang menunjukkan ketidakyakinan investor institusi terhadap tren jangka pendek ketimbang inflows yang biasa terjadi saat bullish.
4. Tekanan Fundamental Makro
Kebijakan moneter global, suku bunga tinggi, serta ketidakpastian ekonomi menyebabkan aset berisiko seperti Bitcoin tidak lagi menjadi pilihan utama investor konservatif.
Dampak Negatif dari Pasar Ekstrem Fear
– Penurunan Total Kapitalisasi Pasar
Penurunan harga Bitcoin mempengaruhi seluruh pasar kripto. Kapitalisasi pasar turun drastis karena Bitcoin merupakan aset dominan di pasar kripto.
– Tekanan Psikologis Investor
Sentimen takut menyebabkan banyak investor ritel menutup posisinya, sering kali pada level kerugian. Hal ini memperburuk tekanan jual dan memicu volatilitas tinggi.
– Erasing Gains
Beberapa titik data menunjukkan bahwa Bitcoin sempat kehilangan keuntungan total yang diperoleh sepanjang tahun tertentu saat harga jatuh di bawah level tertentu, seperti di bawah US$93 000.
– Risiko Liquidations
– Aksi jual paksa akun margin menyebabkan kerugian besar bagi trader leverage, menyebabkan lebih banyak tekanan jual.
Apakah Ini Tanda Pasar Bottom?
Sentimen ekstrem fear sering dipandang oleh sebagian analis sebagai indikasi bahwa pasar mungkin mendekati titik rendahnya. Di masa lalu, beberapa periode ekstrem fear kemudian diikuti rebound kuat dalam beberapa siklus.
Namun itu tidak berarti pembalikan harga pasti, karena:
– Volatilitas pasar kripto sangat tinggi
– Faktor fundamental dan makro tidak serta merta berubah cepat
– Sentimen bisa tetap negatif lebih lama sebelum akhirnya pulih
Sentimen ekstrem fear memberikan sinyal bahwa investor sangat berhati-hati, tapi tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk keputusan investasi.
Apa Artinya Bagi Investor Bitcoin Saat Ini?
– Untuk Trader Jangka Pendek
Kondisi fear ekstrem bisa berarti lebih banyak volatilitas — peluang tapi juga risiko besar kerugian, terutama bagi mereka yang menggunakan leverage.
– Untuk Investor Jangka Panjang
Beberapa investor melihat fase fear ekstrem sebagai potensi kesempatan membeli dengan harga diskon, asalkan mereka siap menghadapi risiko jangka panjang.
– Untuk Investor Konservatif
Jika ketidakpastian pasar masih tinggi, banyak pihak merekomendasikan hati-hati, melakukan diversifikasi, atau menunggu stabilitas sebelum masuk posisi besar.
Bitcoin di Zona Ekstrem Fear — Tantangan dan Pelajaran
Pasar Bitcoin tidak hanya turun karena faktor teknis semata. Penurunan harga signifikan, pelemahan sentimen pasar, serta faktor makro membuat momentum bullish bergeser ke fase bearish yang penuh ketidakpastian. Situasi ini menciptakan tekanan psikologis investor, mempercepat aksi jual, dan memicu volatilitas tinggi yang berulang.
Bitcoin tetap aset berisiko tinggi. Sentimen ekstrem fear menandakan bahwa investor harus berhati-hari, memahami risiko penuh, dan tidak menganggap harga naik atau turun sebagai jaminan keuntungan pasti.(gie)












