Warning! Minum Minuman Beralkohol Bisa Didenda Rp 50 Juta

  • Whatsapp
Minum Minuman Didenda
Ilustrasi minum alkohol (Shutterstock)

Jambiseru.com – Peredaran minuman beralkohol di Indonesia tampaknya bakal terhenti. Pasalnya pada RUU baru minum minuman beralkohol bisa didenda Rp 50 juta. Aturan mengenai minum minuman beralkohol tersebut saat ini tengah dibahas Badan Legislasi DPR.

Baca Juga : Daftar Link Nonton Download Film Subtitle Bahasa Indonesia Gratis Terlengkap

Nantinya, sanksi pidana atau denda akan diberlakukan bagi yang minum minuman beralkohol. Aturannya dituangkan dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol.

Pasal dalam RUU tersebut yang melarak minum minuman beralkohol terdapat pada pasal 20. Bunyi pasalnya yaitu, setiap orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (3) tiga bulan paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling sedikit Rp 10.000.000 (sepuluh juta) dan paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Larangan minum minuman beralkohol juga tertuang pada pasal 7 pada RUU Larangan Minuman Beralkohol. Bunyi pasalnya yaitu, setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol golongan A, golongan B, golongan C, minuman beralkohol tradisional dan minuman beralkohol campuran atau racikan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.

Sedangkan Pasal 4 yang dimaksud di dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol, terdiri dari 2 ayat. Bunyi pasalnya yaitu :

(1) Minuman beralkohol yang dilarang diklasifikasi berdasarkan golongan dan kadarnya sebagai berikut:

a. Minuman beralkohol golongan A adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 1% (satu persen) sampai dengan 5% (lima persen);

b. Minuman beralkohol golongan B adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 5% (lima persen) sampai dengan 20% (dua puluh persen); dan

C. Minuman beralkohol golongan C adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 20% (dua puluh persen) sampai dengan 55% (lima puluh lima persen).

(2) Setiap minuman beralkohol berdasarkan golongan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilarang minuman beralkohol yang meliputi:

a. Minuman beralkohol tradisional; dan
b. Minuman beralkohol campuran atau racikan.

Adanya RUU Larangan Minuman Beralkohol ini merupakan hasil usulan dari beberapa fraksi di DPR. Beberapa fraksi tersebut yaitu Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra.

Tujuan dari dibuatnya RUU ini adalah agar dapat melindungi masyarakat dari dampak negatif yang timbul dari minum minuan beralkohol.

Baca Juga : Akhirnya Ibadah Umroh Dibuka Lagi Untuk Indonesia

“Selain itu untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat mengenai bahaya dari minuman beralkohol. Kemudian untuk menciptakan ketertiban dan ketentraman di masyarakat dari para peminum alkohol,” ujar anggota Baleg DPR RI Fraksi PPP, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam rapat Baleg, Selasa (10/11). (tra)

Sumber : detik.com

Pos terkait