Dua Pemuda Pemilik Kebun Ganja di Merangin Tertangkap

kebun ganja
Dua Pemuda Pemilik Kebun Ganja di Merangin Tertangkap. Foto : Edo/Jambiseru.com

Dua Pemuda Pemilik Kebun Ganja di Merangin Tertangkap

JAMBISERU.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Lembah Masurai, di dampingi Kasat Narkoba dan Intelkam Polres Merangin, berhasil mengamankan dua pemuda pemilik kebun ganja di Desa Nilo Dingin, Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin. Penangkapan terjadi pada Sabtu (10/10/2020).

Baca Juga : Sembuh dari Covid-19, Nunung Kembali Manggung

Penangkapan bermula, ketika polisi mendapatkan informasi dari warga tentang ditemukannya banyak pohon yang mirip dengan pohon ganja. Mendapat informasi itu, anggota Polsek pada Jumat (9/10/2020) langsung bergerak ke desa Nilo Dingin. Setelah diselidiki, ternyata memang disana terdapat kebun ganja. Tim pun langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pemilik kebun ganja tersebut.

Hasilnya, tim polsek yang dibantu Satres Narkoba dan Sat Intelkam Polres Merangin, akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku pemilik kebun. Mereka yakni RHN (24) dan FYH (27), Warga Desa Nilo Dingin. Dari hasil penangkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti 180 batang ganja segar.

Kapolsek Lembah Masurai Iptu H. Sitepu membenarkan penangkapan dua pelaku penanam pohon ganja di Kecamatan Lembah Masurai tersebut.

“Iya, tadi malam kedua pelaku ditangkap, di Seberang Desa Nilo Dingin, tepatnya Sabtu sekitar pukul 03 :20 dini hari, Tim Polsek dibantu Satres Narkoba dan Intelkam Polres Merangin,” kata Sitepu.

Sementara itu Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy P mengatakan, dari interogasi petugas, kedua pelaku mengakui barang bukti tersebut miliknya yang mereka tanam di ladang seberang Desa setempat.

Baca Juga : Film Drakor Rekomendasi di Situs Streaming Viu Pekan Ini

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) 111 ayat (2) UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun penjara,”Ungkap Kapolres Merangin Saat Pers rilis.

“Kita juga berterimakasih kepada warga desa setempat telah menginformasikan bahwa adanya ladang ganja tersebut,” tandasnya. (edo)

Pos terkait