Di Hadapan Tim Perempuan Pendukung Haris-Sani Muaro Jambi, Al Haris Bicara Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

Calon gubernur Jambi, Al Haris memberi kata sambutan saat menyapa tim pendukung perempuan Haris-Sani Muaro Jambi. Foto: Jambiseru.com
Calon gubernur Jambi, Al Haris memberi kata sambutan saat menyapa tim pendukung perempuan Haris-Sani Muaro Jambi.Foto: Jambiseru.com

Di Hadapan Tim Perempuan Pendukung Haris-Sani Muaro Jambi, Al Haris Bicara Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

Jambiseru.com – Al Haris, calon gubernur Jambi nomor urut 3 melakukan silaturrahmi dengan tim perempuan pendukung Haris-Sani Muaro Jambi di Sengeti, Sabtu (17/10) siang.

Baca Juga : Perkumpulan Petani Jambi Siap Perjuangkan Kemenangan Haris-Sani

Bacaan Lainnya

Di hadapan tim perempuan ini, Al Haris yang berpasangan dengan Abdullah Sani di Pilgub Jambi 2020 menyampaikan tentang program pemberdayaan ekonomi keluarga.

Al Haris mengatakan, perempuan tidak hanya bicara tentang emansipasi, tapi juga bagaimana memposisikan perannya, baik ditengah keluarga maupun di tengah masyarakat.

“Perempuan kedepan juga bisa membantu ekonomi rumah tangga. Program Dumisake (Dua Miliar Satu Kecamatan) salah satu sasarannya pemberdayaan ekonomi masyarakat, bagaimana membuat ekonomi rumah tangga itu bangkit,” kata Al Haris.

Al Haris yang diusung PAN, PKS dan PKB ini juga mengatakan kedepan dirinya juga berupaya memutus mata rantai kemiskinan. Bersama Abdullah Sani, dikatakan Al Haris dirinya sudah mempunyai program pengentasan kemiskinan.

“Salah satunya beasiswa khusus untuk keluarga miskin, ini beasiswa diberikan kepada anak keluarga miskin yang secara ekonomi tidak mungkin untuk kuliah dan ini sudah saya lakukan di Merangin,” jelasnya.

“Kalau keluarga miskin ini punya pendidikan dan punya pekerkejaan tentu bisa membantu ekonomi keluarganya,” tambah Al Haris.

Baca Juga : Tomas Sekernan: Kini Kami Dak Minta Apo-Apo, Kini Kami Bantu Dulu Haris-Sani

Selain itu, disebut Haris dirinya juga punya program satu desa satu hafidz Al quran. “Ini kita biayai anak desa untuk belajar menghapal Al quran dan misi saya kalau sudah hafizd tidak mungkin dia menganggur, minimal jadi imam masjid sudah ada penghasilan,” sebut Al Haris. (*)

Pos terkait