Momen Hangat Wali Kota Jambi di Penyengat Rendah: Resmikan Ponpes & Bantu Warga Lansia

momen hangat wali kota jambi di penyengat rendah resmikan ponpes & bantu warga lansia
Momen hangat Wali Kota Jambi di Penyengat Rendah: Resmikan Ponpes & bantu warga lansia. Foto: jambiserucom

JAMBI, Jambiseru.com – Di tengah peresmian pondok pesantren, Pemerintah Kota Jambi juga menebar kepedulian. Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyerahkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Rabu (08/04/2026).

Bantuan yang diserahkan meliputi dua unit rumah melalui program bedah rumah, dua kursi roda, serta bantuan sosial lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peresmian Pondok Pesantren Al-Jazari Al-Mubarak Litahfizil Qur’an yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemberian bantuan operasional.

Program bedah rumah diberikan kepada Raden Saleh, warga RT 09, dan Bunaiya, warga RT 10. Sementara itu, bantuan kursi roda disalurkan kepada Rasia, warga RT 08, dan Nurbaya, warga RT 09. Seluruh bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jambi dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi melalui skema Rumah Layak Huni.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan ekstrem, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang layak dan kehidupan yang lebih sejahtera. Program tersebut juga masuk dalam 11 program prioritas “Kota Jambi Bahagia” yang terus didorong pemerintah daerah.

Di hadapan warga, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual masyarakat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih di kawasan Penyengat Rendah telah berdiri pondok pesantren. Mudah-mudahan kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi dan Baznas terus membuka ruang untuk membantu saudara-saudara kita, sehingga cita-cita mewujudkan Kota Jambi Bahagia dapat tercapai,” ujarnya.

Wali Kota Jambi juga memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al-Jazari Al-Mubarak Litahfizil Qur’an yang dinilai turut berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang keagamaan. Kehadiran lembaga pendidikan berbasis keagamaan tersebut bukan hanya mencetak generasi Qurani, tetapi juga menjadi bagian dari investasi sosial dan spiritual jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, pemilik pondok pesantren, Ratumas Atiyah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Jambi.

“Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih atas peresmian ini. Kami juga memohon bimbingan serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat Kota Jambi,” singkatnya.

Momentum ini memperlihatkan bahwa pembangunan di Kota Jambi berjalan dengan pendekatan yang menyeluruh tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. (*)

Pos terkait