Derita Rakyat Penyengat Olak (6) : Rumah Rusak, Kesehatan Terganggu

ina
Ina Natalia, Warga RT 03 Desa Penyengat Olak terdampak keberadaan stockpile pasir CV Lintas Makmur Sejahtera. Foto : Istimewa

Jambiseru.com, Penyengat Olak – Warga Desa Penyengat Olak kembali menyuarakan keresahan mereka terkait keberadaan pelabuhan pasir CV Lintas Makmur Sejahtera yang dianggap merugikan masyarakat sekitar. Keluhan ini disampaikan langsung oleh Ibu Ina Natalia, yang mewakili warga terdampak.

Dalam pernyataannya, Ina Natalia mengungkapkan bahwa aktivitas pelabuhan pasir tersebut telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang serius bagi kehidupan warga. Salah satunya adalah kerusakan fisik pada rumah-rumah warga, termasuk rumah miliknya sendiri.

“Rumah saya mengalami kerusakan struktural, atap genteng bocor akibat aktivitas pelabuhan ini. Tembok batas perusahaan miring, dikhawatirkan akan roboh dan menimpa rumah kami,” ujar Ina.

Selain kerusakan bangunan, Ina juga menyoroti dampak buruk terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak. Menurutnya, polusi debu dan kondisi lingkungan yang kotor membuat warga rentan terserang penyakit.

Tak hanya itu, gangguan kenyamanan hidup juga dirasakan warga. Lingkungan menjadi berdebu dan becek, sementara kebisingan serta lalu lalang kendaraan pengangkut pasir yang ugal-ugalan terutama pada waktu subuh membuat warga sulit beristirahat dengan tenang.

“Kami sudah sangat terganggu. Lingkungan jadi kotor, bising, dan kendaraan pasir sering ugal-ugalan, apalagi waktu subuh,” keluhnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Ina Natalia memohon perhatian serius dari pihak berwenang, termasuk Pemerintah Kabupaten, DPRD, dan instansi terkait, untuk meninjau langsung kondisi masyarakat di lapangan.

“Kami minta pihak berwenang turun melihat kondisi kami. Jangan hanya mendengar dari jauh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ina menegaskan bahwa warga secara bulat meminta agar operasional pelabuhan pasir tersebut dihentikan.

“Harapan kami satu, pelabuhan pasir ini ditutup. Kami ingin hidup tenang dan sehat,” pungkasnya.

Kesimpulannya, Ibu Ina Natalia mewakili keresahan warga Desa Penyengat Olak yang terdampak negatif oleh keberadaan pelabuhan pasir CV Lintas Makmur Sejahtera. Aktivitas tersebut telah menyebabkan kerusakan rumah, gangguan kesehatan, serta hilangnya kenyamanan hidup warga.

Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah untuk segera turun tangan dan menutup pelabuhan pasir tersebut demi kesejahteraan masyarakat setempat. (red)

Pos terkait