Golkar Muaro Jambi Dipimpin Ivan Wirata, Nawawi Hamid : Pemilihan Bupati Saja Kalah

Golkar Muaro Jambi Dipimpin Ivan
DPD II Golkar Muaro Jambi kini dipimpin oleh Ivan Wirata (IW). Foto : Istimewa

Jambiseru.com – DPD II Golkar Muaro Jambi kini dipimpin oleh Ivan Wirata (IW). Namun, sejak ditunjuknya IW, Golkar Muaro Jambi goyang.

Terkait hal itu, Tokoh senior Golkar Muaro Jambi, H Nawawi Hamid menyebutkan bahwa, saat ini ia tidak lagi mengurus DPD II Golkar Muaro Jambi.

Berita Jambiseru[dot]com LainnyaSaat PKS All Out Menangkan Haris-Sani

Bacaan Lainnya

“Kalau memang goyang itu urusan dio lah. Penunjukan Ivan Wirata itukan kebijakan Cek Endra,” kata Nawawi Hamid via telepon, Senin (30/11/2020) pagi.

Nawawi menegaskan, hampir empat periode dirinya memimpin DPD II, Golkar di Muaro Jambi naik terus.

“Kalau masalah Golkar saya tidak tahu lagi,” tegasnya.

Ditanya soal kepemimpinan Ivan Wirata sebagai DPD II Golkar Muaro Jambi, Nawawi mengatakan bahwa, dalam pemilihan Bupati Muaro Jambi saja beliau kalah.

“Pemilihan bupati saja kalah. DPRD suara-nya hanya 10 ribu,” sebut Nawawi lagi.

Nawawi pun tutur membeberkan alasan orang mendukung Ivan Wirata. Kata dia, beliau didukung lantaran mantan istrinya merupakan orang Muaro Jambi.

Tidak Menurut Aturan

“Kini kan idak lagi,” bebernya.

Selain itu, soal kepimipinan Cek Endra sebagai Ketua DPD I, Nawawi menyampaikan bahwa, tidak menurut aturan.

“Orang dak ngeri aturan. Mankanya kita adukan dia (Cek Endra, red) ke Ketua DPP. Dan diselesaikan lewat Mahkamah Partai. Tindakan dia itu benar atau salah. Kalau benar sudahlah, kalau salah berhentikan dia itu atau ditegur keras,” jelasnya.

Sementara, Tokoh senior Golkar ini pun tidak membantah kalau dirinya tidak mendukung calon yang dari Golkar untuk pemilihan Gubernur Jambi ini.

“Kalau CE terserahlah. Di hari H nanti dimano hati nurani kito, itulah yang kito pilih,” tuturnya.

Berita Jambiseru[dot]com LainnyaMantan Adik Ipar IW : “ Dualisme IW-Nawawi, Golkar Muaro Jambi Goyang”

Alasan Nawawi sendiri tidak mendukung calon dari Kader Golkar yakni lantaran ia kini tidak lagi ikut mengurusi pengurusan Golkar. Ia pun tidak menjabat Ketua DPD II sejak per 11 Agustus 2020 lalu.

“Sayo sudah dipecat. Kalau kamu sudah dipecat orang apakah bisa baik?. Kalau saya masih jadi Kader Golkar, tapi tidak mengurus lagi. Kader Golkar itu yang mecat langsung dari DPP. Bukan DPD I,” pungkas Nawawi.(uda)

Pos terkait