Gelar Bimbingan Teknis, BNNP Jambi Masuk Kawasan Rawan Narkoba
JAMBISERU.COM – Senin kemarin, (8/6/2020), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, menggelar bimbingan teknis, keterampilan hidup bagi masyarkat di Desa Panca Mulya, Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, yang termasuk kawasan rawan narkoba.
Baca Juga : Syahirsah: Hadapi New Normal Masyarakat Diminta Jaga Diri Saat Beraktivitas
Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto, menjelaskan, kegiatan bimbingan teknis tersebut merupakan pemberdayaan masyarakat di Perkotaandan pedasaan.
“Program bimbingan teknis ini berupa pelatihan, mulia dari membuat ukiran kayu, paralon, batik dan kerajinan dari lidi sawit,” kata Dwi, saat ditemui Rabu (10/6/2020).
Dwi menambahkan, program tersebut merupakan gagasan dari BNNP Jambi, dimana, saat ini Indonesia tengah masuk fase darurat narkoba.
Kata Dwi, dari hasil pemetaan kawasan rawan narkoba, secara nasional untuk Indonesia terdapat 654 kawasan yang tergolong rawan narkoba. Untuk Jambi sendiri, terdapat 26 kawasan rawan narkoba.
“Untuk Jambi sendiri itu ada 26 kawasan, salah satunya ya desa Panca Mulya, Unit III Sungai Bahar, yang kita lakukan program bimbingan,” jelasnya.
Dwi berharap, dengan berjalannya program tersebut, peran BNNP Jambi mampu untuk membangun lingkungan di Desa dan Perkotaan. Serta menjadi contoh bagi kawasan lain, untuk tetap produktif dan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Baca Juga : Ingkar Janji, Adik di Jelutung Bacok Kakak Kandung
“Ini tidak hanya alternatif sumber pendapatan mereka, tetapi yang paling pentin bagaimana mereka memupuk rasa persaudaraan mereka, sehingga bisa saling mengingatkan terkait bahaya narkoba,” tutupnya. (Yog)












