JAMBI, Jambiseru.com – Kondisi kualitas udara di Provinsi Jambi yang masih berada pada kategori Tidak Sehat membuat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mengambil langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan peserta didik dan warga sekolah.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Provinsi Jambi serta masukan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, pembelajaran secara daring tetap diberlakukan di tiga wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih, yakni Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Batanghari.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Umar mengatakan, kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang masih berada pada kategori Tidak Sehat serta adanya peningkatan kondisi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Keselamatan dan kesehatan warga sekolah tetap menjadi pertimbangan utama. Karena itu, untuk wilayah Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Batanghari, pembelajaran masih dilaksanakan secara daring,” kata Umar.
Sementara itu, untuk delapan wilayah lainnya, yakni Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Bungo, Sarolangun, Merangin, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh, pembelajaran disarankan tetap dilaksanakan secara luring.
Meski demikian, sekolah diminta tidak mengabaikan kondisi kualitas udara dan kesehatan peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah.
Umar menegaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah yang diambil setelah mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, termasuk kondisi kesehatan masyarakat dan perkembangan kualitas udara di masing-masing wilayah.
“Kebijakan ini sudah kami laporkan secara lisan kepada pimpinan,” jelasnya.
Di sisi lain, perhatian khusus juga diberikan kepada peserta didik di Sekolah Luar Biasa (SLB). Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyarankan agar pembelajaran SLB tetap dilakukan secara daring pada Kamis dan Jumat, 3-4 September 2026. (uda)











