Timbun Masker Virus Corona, Wanita 19 Tahun Ditangkap di Apartemen Jakarta

  • Whatsapp
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Timbun Masker Virus Corona, Wanita 19 Tahun Ditangkap di Apartemen Jakarta

Jambiseru.com – Diduga menimbun masker untuk meraup untung di tengah wabah virus corona Covid-19. Seorang wanita berusia 19 tahun berinisial TVH ditangkap polisi di Apartemen Royal Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Bacaan Lainnya

Di kamar apartemen itu, TVH menimbun masker dalam jumlah banyak. Hal ini terungkap ketika TVH menjual masker hasil timbunan itu melalui akun Instagram miliknya @helenavevev.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, kasus ini berhasil terungkap atas laporan warga yang menyebut ada oknum yang menjual masker via akun Instagram dengan menampilkan tumpuk boks masker berbagai merek.

“Hasil penyelidikan diperoleh hasil bahwa akun instagram atas nama @helenavevev tersebut milik TVH,” kata Yusri kepada wartawan, dilansir Suara.com–media partner Jambiseru.com, Rabu (4/3/2020).

TVH dibekuk saat di dalam lift Apartemen Mediterania, Selasa (2/4/2020). TVH juga tepergok membawa tiga kardus besar yang berisi masker.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan ke unit apartemen milik TVH yang berada di Tower Lavender lantai 18 unit 18.

Di sana, ditemukan ratusan boks masker berbagi merek, yakni 120 boks masker Sensi, 152 boks masker Mitra, dan 71 boks Prasti dan 15 boks masker Facemask.

Kepada petugas, TVH mengaku menimbun ratusan boks masker tersebut dengan membeli secara berkali-kali dari supermarket sebelum virus Corona merebak di Indonesia untuk selanjutnya dijual kembali dengan harga tinggi.

“Diketahui oleh tersangka bahwa di pasaran sangat sulit ditemukan masker muka,” katanya.

Atas perbutannya, TVH dijerat dengan Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. TVH terancam dengan hukuman penjara 5 tahun dan atau pidana denda Rp 50 miliar. (put)

Pos terkait