Oknum Ustaz yang Aniaya Santri di Trenggalek Ditetapkan Sebagai Tersangka

Santri
Santri yang menjadi korban penganiayaan seorang oknum ustaz magang. (ANTARA)

Jambi Seru – Oknum ustaz yang aniaya santri di Trenggalek, Jawa Timur akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resort Trenggalek. Sebanyak dua orang santri dari salah satu pesantren di sana, menjadi korban penganiayaan ustaz magang tersebut.

Polisi menetapkan oknum ustaz yang aniaya santri di Trenggalek sebagai pelaku tunggal. Pelaku diketahui berinisial MDP (17).

“Ya, hasil gelar perkara, saudara MDP kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim di Trenggalek, Rabu (25/1/2023), seperti dikutip dari laman kantor berita pemerintah, ANTARA.

Bacaan Lainnya

Menurut Iptu Agus Salim, penetapan status tersangka ini bisa cepat dilakukan setelah polisi menemukan dua alat bukti tindak pidana dilakukan MDP kepada kedua santri, inisial GD (14) dan LM (15).

MDP juga sudah mengakui semua perbuatannya. Hanya untuk proses hukum, Agus mengakui sangat hati-hati dan menerapkan pendekatan Undang-undang perlindungan anak, mengingat antara pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur.

Agus Salim menambahkan, dari keterangan pihak pesantren, MDP merupakan ustadz dari pesantren Ponorogo yang tengah menjalani masa pengabdian di Trenggalek selama setahun.

Ustadz magang asal Palembang, Sumatera Selatan ini diduga emosional karena kedua santri yang menjadi korban penganiayaan, terkesan membandel dan berani melawan perintahnya. Pelaku emosi mendengar jawaban korban saat ditegur.

Pos terkait

banner pln