Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen

img 20261022 wa0022
Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen.

Jambiseru.com, Tanjabtim – Program kepedulian terhadap hunian masyarakat melalui sasaran fisik bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada TMMD ke-130 Kodim 0419/Tanjab terus menunjukkan tren penyelesaian yang positif.

Pembangunan RTLH unit pertama milik Bapak Mulyono di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kini telah sukses mencapai progres fisik sebesar 40 persen, Kamis (22/10/2026).

Capaian angka tersebut menandakan bahwa pengerjaan rumah kini telah melewati fase pondasi dasar dan mulai memasuki tahap konstruksi atas. Di lokasi pembangunan, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat tampak bergotong royong memeras keringat merakit struktur kayu.

Suasana keakraban dan kemanunggalan sangat terasa ketika TNI dan warga saling bahu-membahu mengangkat balok-balok kayu untuk didirikan menjadi penyangga utama bangunan.

Batih Ter Satgas TMMD yang memantau langsung proses pengerjaan di lapangan menjelaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah melakukan optimalisasi pada seluruh struktur kerangka rumah. Ia menegaskan bahwa tahap ini merupakan kunci dari ketahanan bangunan di masa depan.

“Alhamdulillah, progres rumah Bapak Mulyono sudah menyentuh 40 persen. Fokus pekerjaan kita di titik ini adalah optimalisasi kerangka utama bangunan. Kerangka ini ibarat tulang punggung dari sebuah rumah, sehingga pengerjaannya tidak boleh sembarangan, ucapnya.

“Saya telah menginstruksikan seluruh tim teknisi di lapangan untuk benar-benar teliti, memastikan setiap sambungan kayu terpasang presisi, simetris, dan dipaku dengan pengikat yang kuat,” urai Batih Ter.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa percepatan pembangunan tetap harus diimbangi dengan quality control yang ketat.

“Kita memang dituntut bekerja cepat mengingat waktu TMMD yang terus berjalan, tetapi kualitas dan keamanan konstruksi adalah harga mati. Kerangka yang kokoh akan memastikan dinding dan atap nantinya terpasang dengan sempurna. Kita ingin memberikan hasil karya terbaik agar Bapak Mulyono beserta keluarga merasa aman dan nyaman saat menempati rumah ini kelak,” tegasnya.

Melalui kerja keras dan sinergitas yang terbangun harmonis di lapangan, Satgas TMMD optimis bahwa sisa persentase pengerjaan RTLH ini dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga impian Bapak Mulyono untuk memiliki hunian yang sehat dan layak segera terwujud. (Put)

Pos terkait