Sopir Ambulan CE : Pak Camat yang Tolak Kami

  • Whatsapp
Capture dari video yang beredar. Foto: Jambiseru.com
Capture dari video yang beredar. Foto: Jambiseru.com

Sopir Ambulan CE : Pak Camat yang Tolak Kami

Jambi – Beredarnya video yang menyebutkan bahwa Camat Alam Barajo, Mustari, menolak membawa jenazah pakai mobil ambulan yang bersiter Cek Endra, yang berada di RT 23, Kelurahan, Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, dibenarkan oleh sopir ambulan itu.

Baca Juga : Beredar Video Camat Tolak Jenazah Pakai Ambulan Cek Endra, Ini Penjelasannya

Sopir mobil ambulan, Dedi, menjelaskan, dia ditelepon oleh warga sekitar pukul 10.00 WIB, untuk diminta ambulan.

“Saya tiba di lokasi jam 11, dan saya langsung disuruh pulang oleh Pak Camat, tapi sayo tidak puas dan langsung mengatakan dengan pak camat ado apo ni pak camat? Wai tidak bisa pake ambulance ini, saya sudah menyiapkan mobil,” kata Dedi menirukan Pak Camat, Senin (27/4/2020).

Dedi melanjutkan, di lokasi, Camat Alam Barajo mengatakan kepada Dedi, pihak kecamatan sudah menyiapkan mobil dan ini adalah wilayah juga tugasnya, jadi Camat Alam Barajo yang mengaturnya.

“Saat Camat Alam Barajo mengatakan seperti itu. Saya jawab, jauhkan dulu unsur politik pak camat ,kita urus dulu jenzah ni pak camat ini sosial,” ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, pihaknya yang lebih dahulu datang ke lokasi. Setegah jam kemudian baru tiba mobil trantib.

“Yang tiba duluan mobil ambulance, jelang setengah jam baru nyampe mobil trantib,” terangnya.

Terpisah, sebelumnya, Camat Alam Barajo, menjelaskan, seorang yang meninggal itu berjenis kelamin laki-laki (60) sebatang kara. Ia meninggal dikarenakan sakit Tuberkulosis (TBC).

“Dikarenakan dia sebatang kara, pak rt ngelapor ke pak Lurah, pak Lurah ngelapor ke saya (Camat). Saya ambil inisiatif untuk memangil mobil operasional Camat Alam Barajo,” katanya kepada Biru (Jambiseru), Senin (27/4/2020).

Kemudian, Mustari melanjutkan, dikarenakan saat ini ada wabah virus Corona. Makanya alasannya dia memangil mobil operasional.

“Kemudian, salah satu anggota PMI ada juga yang memanggil mobil ambulan. Jadi kita tunggu keduanya. Namun, yang datang bukan mobil PMI melainkan salah satu Cagub Provinsi Jambi yang datang,” sambungnya.

Kata Mustari, karena itu mobil salah satu Cagub yang datang, jadinya saya ambil inisiatif untuk membawanya pakai mobil operasional.

Baca Juga : Perindo Merangin Bagi-bagi Paket Sembako dan Masker Gratis

“Almarhum inikan sebatang kara. Jadinya Negara yang mengurusnya. Dan ini bukan unsur politik. Kecuali dia ada keluarganya, tidak berhak saya yang mengurusnya,” tegasnya. (yog)