Makin Bahaya, Pasien Positif Corona di Jambi Hari Ini Bertambah 11 Kasus

  • Whatsapp
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Makin Bahaya, Pasien Positif Corona di Jambi Hari Ini Bertambah 11 Kasus

Jambiseru.com – Pasien positif corona di jambi terus bertambah. Minggu (25/4/2020), dari data kementrian kesehatan, tercatat terjadi penambahan 11 kasus pasien positif corona di Jambi. Ini merupakan penambahan terbanyak dalam dua bulan terakhir.

Bacaan Lainnya

Baca JugaDua Pasien Positif Corona Asal Merangin Dirujuk ke RSUD Raden Mattaher

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat terjadi peningkatan pasien sembuh sebanyak 65 orang, sehingga total 1.107 orang sembuh dari akumulasi 8.882 kasus positif yang tercatat sampai dengan Minggu (26/4).

“COVID-19 hanya bisa dicegah dengan disiplin yang kuat dan semangat gotong royong. Hal ini harus dilaksanakan secara terus menerus, tidak boleh terputus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, dilansir Antara, Minggu

Berdasarkan pencatatan data sejak Sabtu (15/4) pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 12.00 WIB, pasien positif COVID-19 bertambah 275 orang menjadi 8.882 kasus dan terjadi 23 kematian sehingga total pasien meninggal dunia menjadi 743 orang.

Sebelumnya pada Sabtu (25/4), tercatat 8.607 kasus positif COVID-19, 1.042 orang dinyatakan sembuh setelah dites negatif dua kali dan 720 orang meninggal dunia.

Baca JugaOTG di Tanjab Barat Bertambah 27 Orang, Total 66 orang

Tercatat penambahan kasus positif yaitu Bali (tiga kasus), Bangka Belitung (satu kasus), DI Yogyakarta (tiga kasus), DKI Jakarta (114), Jambi (11), Jawa Barat (lima kasus), Jawa tengah (28), Jawa Timur (15), Kalimantan Timur (delapan), Kalimantan Tengah (empat), Kalimantan Utara (enam), Kepulauan Riau (dua), NTB (15), Sumatera Selatan (10), Sumatera Barat (lima), Sulawesi Utara (empat), Sumatera Utara (enam), Sulawesi Tenggara (empat), Sulawesi Selatan (delapan), Lampung (empat), Riau (satu), Maluku Utara (12), Papua (lima) dan Gorontalo (satu kasus). (tra)

Pos terkait