Suhu Udara Terasa Semakin Panas : Ini Penyebabnya Menurut Peneliti

Suhu Panas
Foto Ilustrasi.

Suhu Udara Terasa Semakin Panas : Ini Penyebabnya Menurut Peneliti

Jambi Seru – Saat ini sebagian masyarakat Indonesia merasakan suhu udara yang semakin panas pada siang hari. Ternyata penyebabnya menurut para peneliti karena urban heat islag. Hal itu berdasarkan hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Urban heat islang adalah fenomena alam yang disebabkan karena jumlah peopohonan yang berkurang dalam suatu kawasan dan bertambahnya gedung-gedung di kawasan pemukiman terutama di kawasan perkotaan. Perubahan fungsi lahan ini turut menyumbang fenomena suhu di Indonesia semakin panas.

Itu karena semen atau beton bangunan sulit untuk mendingin dan lebih mudah untuk menyerap panas sehingga suhu panas meningkat tidak hanya dari paparan sinar matahari tapi juga dari semen dan gedung-gedung yang juga menyerap panas.

Bacaan Lainnya

Selain dari fenomena urban heat Islang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan kenapa suhu di Indonesia semakin panas karena sudah memasuki musim kemarau. Pada musim kemarau, cuaca biasanya akan dipengaruhi oleh suhu udara panas disertai dengan kelembaban udara yang tinggi. Semakin banyak uap air yang dikandung udara, maka semakin panas suhu di sekitar kita.

BMKG menjelaskan suhu maksimum matahari di Indonesia mencapai 36,1 derajat celcius. Hal ini terjadi di wilayah Tangeran-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara. Temperatur yang sama pernah terjadi di tahun 2018 dan 2019.

Suhu maksimum di Indonesia selama 4-5 tahun terakhir. Pada tahun 2019, bahkan pernah mencapai suhu 38.8 derajat celcius di Palembang. Sedangkan di Temindung Samarinda pernah mencapai 38.8 derajat celcius pada tahun 2018 di bulan Mei.

Pos terkait