Tingkatkan Minat Belajar Siswa, Dosen PBA Unja Ngajar di MI Quhas Primary School Dar Al Masaleh

minat belajar
Dosen PBA Unja Ngajar di MI Quhas Primary School Dar Al Masaleh. Foto: Uda/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM, Jambi – Menyikapi rendahnya minat anak-anak dalam mempelajari bahasa arab saat ini. Dosen Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi, berbagi pemahaman di MI Quhas Primary School Dar Al Masaleh Jambi.

BACA JUGA: Dituduh Provokator Kerusuhan Papua, Veronica Koman Ditetapkan Tersangka

Pembelajaran yang diberikan dosen tersebut merupakan bentuk dari pegabdian masyrakat, program Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Jambi tahun 2019.

Bacaan Lainnya

Dosen Pengabdi, ustadz M Rohiq S.S M.A mengatakan, pihaknya memilih pembelajaran Mi Quhas Primary School Dar Al Masaleh Jambi, dikarenakan bahasa arab adalah bahasa Al Quran yang harus diajarkan sejak dini kepada anak-anak agar dapat lebih mudah membaca, menulis dan memahami Al Quran dengan baik dan benar.

“Sehingga dapat menumbuhkan kecintaan pada Al Quran dan dapat mengaplikasikan kandungan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

M Rohiq menambahkan bahwa, pembelajaran Al Quran juga dapat membentuk karakter Qurani serta berakhlak mulia, sehingga pesan-pesan dalam Al Quran dapat dipahami dan dimengerti melalui proses pembelajaran.

“Dengan adanya pelatihan ini juga diharapkan para guru bahasa arab dengan berbagai metode dan teknologi, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan mudah dipahami. Itu juga dapat menumbuhkan pemahaman dalam berbahasa arab umumnya serta terhadap Al Quran,” ujarnya.

Sementara, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Sulhi M Daud LC menyebutkan bahwa, peran guru dalam pembelajaran bahasa arab sangatlah penting, di mana guru adalah sebagai salah satu pembentukan karakter anak di sekolah.

BACA JUGA: Dosen Unja Latih Kompetensi Profesionalisme Guru Menulis Jurnal Ilmiah Bahasa Arab

“Para guru bahasa arab di sekolah Mi Quhas Primary School Dar Al Masaleh Jambi melaksanakan pembelajaran selama ini masih menggunakan metode belajar sederhana. Sehingga mempengaruhi rendahnya pemahaman dan minat siswa dalam belajar bahasa arab. Maka dari itu, para dosen kita membantu permasalahan itu dalam pelatihan pengajaran bahasa arab bagi guru-guru di sana,” tandasnya. (uda)

Pos terkait