“Oh iya, dari situ saya melaporkan ke polisi… Dari masyarakat banyak melapor dan tidak ada respons pemangku jabatan sama sekali. Setelah saya melakukan kerja sama dengan kepolisian, sudah mulai terbongkar kan?” sebutnya lagi.
Dia justru menilai, dirinya seolah “diserang balik” karena seperti ada yang suka kalau aktivitas prostitusi daring itu dibongkar dirinya.
BACA JUGA BERITA JAMBI LAIN : Di Tebo, Balita 4 Bulan Tewas Dianiaya Ibu Kandung
“Nah, sekarang ada upaya mendramatisir bahwa ada nih, ada orang yang tidak suka, ada indikasi ada yang tidak senang prostitusi online ini dibongkar. Ada indikasi dan patut diduga ada yang kebakaran jenggot, akhirnya melakukan perlawan dengan membangun opini seakan-akan yang bersangkutan, cewek itu (NN) korban, padahal dia pelaku gitu loh,” katanya. (ndy)












