Air Mata Bachyuni Deliansyah Menetes Saat Ratusan Anak Yatim Mendoakan

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar kegiatan doa bersama kaum duafa dan anak Yatim di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar kegiatan doa bersama kaum duafa dan anak Yatim di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi.Foto: Uda/Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar kegiatan doa bersama kaum duafa dan anak Yatim di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan keagamaan yang digelar menjelang menunggu waktu berbuka puasa ini dilaksanakan di aula rumah dinas Bupati Muaro Jambi pada Kamis (21/03/24) sore.

Pantauan di lapangan, saat memberikan kata sambutan, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah terlihat meneteskan air mata kala melihat ratusan anak-anak yatim dan kaum duafa yang hadir dalam kegiatan ini.

Bacaan Lainnya

Pj Bupati Kabupaten Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah mengaku sangat terharu saat ratusan anak-anak yatim dan kaum duafa yang hadir mendoakan beliau.

Apalagi, kata dia, ada salah satu anak yatim yang membacakan doa itu tampak hanyut dalam suasana haru sampai meneteskan air mata.

“Saya merasa ramadan kali ini tidak sempurna jika tidak meluangkan waktu untuk memuliakan adek-adek yatim dan para duafa dengan mengundangnya datang ke rumah dinas untuk berbuka bersama,” kata Bachyuni Deliansyah.

Bachyuni Deliansyah mengatakan, bahwa kegiatan doa bersama ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam mensyiarkan ramadan sebagai bulan suci yang penuh berkah.

Menurut Bachyuni Deliansyah, kehadiran para anak-anak yatim dan duafa ke rumah dinas nya itu merupakan sebuah penghormatan yang luar biasa.

“Karena mereka itu adalah tamu-tamu Allah yang punya tempat khusus dalam Alquran. Ini menjadi bagian kebahagiaan saya dan keluarga, bisa berbuka bersama dengan mereka yang mungkin kurang beruntung dibanding saya,” katanya.

Ayah dua anak itu berpesan, kepada semua pihak yang hadir dalam kegiatan ini untuk tidak menyakiti para anak-anak yatim serta menelantarkannya.

Pesan dari kegiatan ini, kata dia, menjadi pengingat sekaligus mengajak semua pihak, khususnya para pejabat maupun staf di lingkup Pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

“Salah satunya peka terhadap nasib anak-anak yatim dan para duafa yang ada disekitar kita.Kedepan, Pemkab Muaro Jambi harus punya program khusus untuk memuliakan anak-anak yatim, sekaligus untuk memikirkan masa depannya, termasuk makan dan pendidikannya,” katanya.

Bachyuni Deliansyah menyampaikan, pada saat awal masuk bulan ramadan kemarin pihaknya telah mendatangi salah satu rumah warga kurang mampu untuk mengajaknya makan sahur bersama.

“Ini bagian dari panggilan hati saya untuk mengasah kepekaan sosial. Kegiatan ini, akan terus saya lakukan selama Ramadan. Bukan pada saat sahur pertama saja. Dengan begitu, saya dan keluarga, bisa ikut merasakan bagaimana jika kita berada dalam posisi seperti mereka,” sampainya.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi itu turut mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi untuk melakukan kegiatan yang sama seperti yang dirinya lakukan.

Ramadan itu, kata dia, bukan hanya berhenti pada menahan rasa haus dan lapar saja. Melainkan, juga harus menjadi momen yang dapat meningkatkan kepekaan sosial.

“Insya Allah, pada saat malam takbiran nanti, saya juga akan berkeliling ke rumah-rumah warga tak mampu. Jangan sampai ada warga yang besoknya mau lebaran, beras pun, misalnya tak punya,” tandasnya. (uda)

Pos terkait