Fadhil Minta Kades di Batanghari Jangan Bermain-Main Dengan Dana Desa

Fadhil Minta Kades di Batanghari
Bupati Batanghari, M Fadhil Arief.Foto: Rizki/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM – Kinerja kades di Batanghari menjadi Sorotan Bupati Batanghari, M Fadhil Arief. Fadil minta, agar kades di Batanghari jangan bermain-main dengan dana desa. Kades harus bekerja sesuai dengan tugasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadhil, saat mengumpulkan Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Batanghari di ruang pola besar untuk melakukan rapat koordinasi. Rapat tersebut digelar di hari kedua dirinya menjabat sebagai Bupati Batanghari.

“Iya, hari kita melakukan rapat dengan tujuan membangun sinegritas antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa, dalam hal membenahi keuangan daerah yang saat ini kondisinya sangat tidak baik,” ungkap Bupati Batanghari, M. Fadhil Arif, Selasa (2/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Fadhil, dirinya juga mengajak para Kepala Desa untuk satu tujuan bekerja mengabdi kepada rakyat.

“Pilkada sudah usai, jangan lagi ada bekas pada Pilkada yang lalu. Saat ini saatnya kita bekerja mengabdi kepada rakyat,” ujarnya.

Disebutkan Fadhil, dirinya juga mengingatkan kepada Kepala Desa terkait penggunaan Dana Desa (DD) agar dapat digunakan sebagai mana fungsinya.

“Seperti yang saya sampaikan tadi, pak Kades ngerjokan sesuatu di tempat dio. Dio sebagai pimpinan besarnyo jangan mengambil pekerjaan di bawah, ini akan bahayo nantinya,” sebutnya.

“Jangan lagi ado kades main dengan bendaharawan, kareno tidak seperti itu lagi polanya,” tambahnya.

Dilanjutkan Fadhil, Dinas PMD harus menjadi dinas yang harus memberikan pemberdayaan terkait hal tersebut. Tapi kalau sudah diingatkan dan dilatih, masih berbuat artinya kades tersebut sudah berniat melakukan hal tersebut.

“Kita tidak mau, kades yang dengan kebohonnya nantinya akan terjerat hukum. Tapi, kalau sudah niat silahkan dan sudah dirangcangnyo, tanggunglah di dio akibatnyo,” tegasnya.

Dijelaskan Fadhil, di pemerintah ada inspektorat untuk menjadi filter untuk mendeteksi secara dini dan mengenali bila ada kesalahan.

“Agar nantinya tidak terjerat hukum, kita masih beri kesempatan untuk memperbaiki keselahan,” katanya. (riz)

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Dinas PUPR Merangin Siapkan Dua Rencana, Terkait Perbaikan Jalan Nasional

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Bobol Rumah Polisi, Maling di Jambi Dapat Hadiah Timah Panas

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : BKPSDM Merangin Usulkan 441 Formasi Guru PPPK

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Video Presiden RI Jokowi Cabut Izin Investasi Miras

Pos terkait