Pengamat Lingkungan Unja Prof Aswandi : Rencana Pembangunan Underpass Dapat Memberi Manfaat dalam Waktu Jangka Panjang

prof aswandi, pengamat lingkungan jambi.
Prof Aswandi, pengamat lingkungan Jambi.Foto : ist

JAMBI, JambiSeru.com – Pembangunan stockpile batubara yang diarsiteki PT Sinar Anugerah Sukses (SAS), diklaim merupakan upaya rekomendasi pemerintah Provinsi Jambi.

Lewat rilis pers PT SAS, disebutkan bahwa Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, pembangunan (TUKS) ini sudah dilakukan kajian sebelumnya. Pemerintah juga sudah mempertimbangkan izin, dampak lingkungan, dan hal-hal terkait lainnya. Serta pembangunan Stockpile ini dinilai Pemprov Jambi merupakan salah satu langkah dalam mengatasi permasalahan kemacetan akibat angkutan batubara.

Gubernur Jambi Al Haris juga menghimbau, dalam menyikapi persoalan batubara ini, semua pihak hendaknya harus satu persepsi, agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi terkait langkah-langkah lyang akan dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jambi.

Bacaan Lainnya

Beberapa waktu lalu, puluhan warga di Jalan Lintas Timur, Muaro Jambi merasa khawatir pembangunan Stockpile batubara dapat berdampak kepada kesehatan dan mobilisasi masyarakat akibat kemacetan.

Pengamat Linkungan dari Universitas Jambi (Unja), Prof Aswandi, merespon pembangunan underpass stockpile batubara untuk angkutan khusus batubara yang akan dibangun oleh PT SAS. Ia menilai pembangunan underpass akan memberikan manfaat positif.

“Berpotensi mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan akibat angkutan truk batubara,” ujarnya, lewat rilis pers PT SAS, Rabu (20/12/2023).

Menurutnya, rencana pembangunan underpass atau jalan bawah tanah khusus angkutan batubara dapat memberikan manfaat dalam waktu jangka panjang.

“Underpass ini akan lebih efisien dan mempercepat jalur transportasi batubara menuju stockpile. Selain itu, dengan adanya jalan ini dapat mengurangi dampak kemacetan dan kecelakaan karena tidak ada kendaraan jenis lain yang melewati jalan tersebut,” sebutnya

Tak hanya itu, Prof Aswandi menyebut, dengan adanya underpass ini dapat mendorong transportasi hasil bumi serta investasi dapat berjalan dengan baik di Jambi.

Kemudian terkait adanya penolakan dari masayarakat, profesor Aswandi mendorong pemerintah dan investor memberikan pemahaman melalui sosialisasi kepada masyarakat.

“Terkait manfaat yang bisa diperoleh jika underpass ini terealisasi, dimana manfaat yang diperoleh tidak bersifat sementara, namun secara jangka panjang, serta dapat membantu perekonomian secara menyeluruh,” tutupnya. (red)

Pos terkait