Ini Kronologis Tenggelamnya Zulfan di WFC Kuala Tungkal

pencarian wfc
Pemncarian korban tenggelam di kawasan WFC Kualatungkal. Foto : Via Serambijambi.id

Ini Kronologis Tenggelamnya Zulfan di WFC Kuala Tungkal

JAMBISERU.COM, Kualatungkal – Zulfan, pemuda berusia 16 tahun –sebelumnya ditulis pelajar SMA– Warga Jalan Kihajar Dewantara (siswa ujung), Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, tenggelam di perairan Sungai Pengabuan.

BACA JUGAKorupsi Dana BOS dan BOP, Kepsek SLBN Merangin akan Disidang di Jambi

Korban tenggelam saat sedang berenang bersama rekan-rekannya, di sekitar kawasan wisata Water Front City (WFC) Kuala Tungkal, Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Kuala Tungkal, IPTU Agung Heru Wibowo, saat dikonfirmasi Serambijambi.id–media partner Jambiseru.com di lokasi pencarian mengatakan, korban yang tenggelam tersebut merupakan eks pelajar.

“Korban ini sudah tidak sekolah lagi,” sebut Kapolsek

Lanjut Kapolsek, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi mata (rekan korban, red) kronologis kejadian berawal saat korban bersama saksi berenang di perairan Sungai Pengabuan, tepatnya, di Dermaga WFC depan Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal.

Pada saat itu, korban bersama rekan-rekannya berenang menuju ke Pompong, yang berjangkar di sungai, dengan jarak dari dermaga kurang lebih 20 meter. Saat itu, korban meminta tolong kepada rekannya yang bernama M Ilham, ia langsung menolong korban, yang pada saat itu dalam keadaan panik. Namun, pada saat Ilham akan memegang tubuh korban, korban terlepas dan terseret arus kurang lebih 2 meter.

Melihat hal itu, rekan korban yang lain, M Yansah langsung berenang mengejar korban yang terseret arus, waktu itu, korban sempat dapat diraih rekannya tersebut. Namun, dikarenakan pada saat itu arus air sedang pasang dan sangat kuat, sehingga korban terseret dan masuk ke dalam air dan tidak terlihat lagi.

Setelah itu, rekan-rekan korban masih mencari keberadaan korban selama kurang lebih 30 menit. Dikarenakan korban tidak terlihat lagi, selanjutnya rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek KSKP.

Saat ini, sambung Kapolsek, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal, BPBD Tanjab Barat, Polsek KSKP, Polair Mabes Polri, Polair Polres Tanjab Barat, Pos AL Kuala Tungkal, Kodim 0419 Tanjab, KSOP Kuala Tungkal dan Bea Cukai dibantu masyarakat nelayan masih melakukan penyisiran dan pencarian terhadap korban.

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Kapolsek di lokasi pencarian.

tenggelam wfc
Pemncarian korban tenggelam di kawasan WFC Kualatungkal. Foto : Via Serambijambi.id

Pencarian Libatkan ‘Orang Pintar’

Tim gabungan dan masyarakat terus melakukan pencarian korban tenggelam di perairan Sungai Pengabuan, di sekitar kawasan wisata WFC Kuala Tungkal.

BACA JUGAPAD Muaro Jambi Tahun 2019 Lampaui Target, Sektor Retribusi Daerah Gagal

Pantauan langsung Serambijambi.id–media partner Jambiseru.com di lokasi, selain melibatkan tim SAR gabungan, pencarian korban tenggelam juga melibatkan ‘orang pintar’ untuk membantu menemukan keberadaan korban. Proses pencarian oleh Tim SAR gabungan hingga saat ini pun masih dilakukan. (put)

Loading Facebook Comments ...