Wabah Virus Corona, Apple Tutup Semua Tokonya di China

  • Whatsapp
Ilustrasi logo Apple. (Shutterstock)
Ilustrasi logo Apple. (Shutterstock)

Wabah Virus Corona, Apple Tutup Semua Tokonya di China

JAMBISERU.COM – Apple untuk sementara waktu menutup semua tokonya di China karena wabah Virus Corona.

Situs web Apple (AAPL) di China mengatakan bahwa semua 42 toko akan ditutup hingga 9 Februari. Namun, situs web online masih berfungsi untuk pelanggan di China.

Baca Juga : 10 Negara Termasuk China Ditetapkan Amerika Sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

“Karena kehati-hatian dan berdasarkan saran terbaru dari pakar kesehatan terkemuka, kami menutup semua kantor perusahaan, toko, dan pusat kontak kami di daratan Cina hingga 9 Februari,” bunyi pernyataan Apple tersebut dikutip Suara.com–media partner Jambiseru.com dari CNN.Com, Senin (3/2/2020).

“Kami akan terus memantau situasi dengan cermat dan kami berharap untuk membuka kembali toko kami sesegera mungkin,” tambah pernyataan itu.

Baca juga : Nantikan Film Mata-mata Terbaru dari Perusahaan Apple

Hampir 12.000 kasus telah dikonfirmasi di seluruh dunia, dengan lebih dari 11.800 di China. Setidaknya 26 negara lain telah melaporkan kasus, termasuk tiga di Jepang, dua di Inggris dan dua di Australia Sabtu.

Beijing telah mengambil langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mencoba mengendalikan virus, termasuk menempatkan jutaan orang di kota-kota besar dan memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek.

Toko Apple biasanya merupakan tempat komunal bagi pelanggan untuk berkumpul, menyentuh perangkat elektronik yang sama dan mencicipi sebelum memutuskan pembelian.

Baca juga : Apple Watch 7 yang Terbaru dan Tercanggih

Menurut orang-orang di negara itu, jalan-jalan China semakin kosong dalam perpanjangan liburan Tahun Baru Imlek, yang menyebabkan lebih sedikit lalu lintas pejalan kaki ke toko-toko.

Pos terkait