Jokowi: Pendidikan Pancasila Harus Dibangun Sejak dari PAUD

0
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). [Antara Foto/Hafidz Mubarak A/foc]
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). [Antara Foto/Hafidz Mubarak A/foc]

Jambi Seru – Di debat pilpres sesi keempat, Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowimenyatakan, pendidikan Pancasila harus dibangun sejak dini. Bukan sekedar dari TK namun harus dibangun dari PAUD.

BACA JUGAKampanye Earth Hour, Sandiaga Nonton Debat Lewat Live Streaming di HP

Dalam debat yang digelar di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam, Jokowi mengatakan, Pancasila adalah kesepakatan para pemimpin bangsa, sejarah-sejarah mengenai Pancasila harus diberikan di dalam pendidikan-pendidikan anak-anak sejak dari PAUD, bukan hanya dari TK.

“Tetapi, yang paling penting adalah, bagaimana memberikan pendidikan pancasila ini dalam kehidupan dalam berbangsa dan bernegara,” ujar dia.

Anak-anak harus bertoleransi, karena Indonesia terdiri dari 714 suku, 1.100 bahasa daaerah, dan Indonesia juga terdiri dari berbagai macam budaya serta berbeda-beda beragama.

Untuk menumbuhkembangkan pendidikan Pancasila, kata Jokowi, pemerintahannya telah mendirikan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

BACA JUGAIngin Bermain Skateboard, Citra Raya City Arenanya

Agar Pancasila semakin ditanamkan pada generasi muda, Jokowi mengatakan, kekinian harus bisa dilakukan lewat visual-visual di media sosial. Baik di media Facebook, Instagram maupun Twitter. (ndy)

Loading Facebook Comments ...
loading...
MEDIA PARTNER: