417 Peserta CPNS di Batanghari Masuk Tahap Berikutnya

  • Whatsapp
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Yudi Setia. Foto: Rizki/Jambiseru.com
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Yudi Setia. Foto: Rizki/Jambiseru.com

417 Peserta CPNS di Batanghari Masuk Tahap Berikutnya

Jambi Seru, Muarabulian – Peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Batanghari yang dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) belum bisa dinyatakan aman untuk melenggang ke tahap selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetisi Bidang (SKB).

Bacaan Lainnya

“Iya, peserta yang lolos passing grade SKD belum tentu bisa lolos ke tahapan SKB. Karena mereka yang lolos ini nantinya akan dilihat lagi dari jumlah peserta yang lolos kuota per formasi,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Batanghari, Mula P Rambe melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Yudi Setia kepada BIRU (Jambi Seru), Rabu (11/3/2020).

Baca Juga : Pemkot Gelar Forum SKPD, Sekda Munasri : Perencanaan Kunci Pencapaian RPJMD

Dikatakan Yudi, untuk Kabupaten Batanghari, ada 4.318 peserta yang terdaftar passing grade SKD. Namun, dari jumlah tersebut hanya 4.117 peserta 95.35 persen yang ikut, sementara 201 peserta tidak hadir 4.65 persen. Dan untuk paserta yang dinyatakan lolos hanya 1.744 peserta atau 42 persen.

“Untuk skor passing grade tertinggi Kabupaten Batanghari berada di angka 464, skor terendahnya 75. Sedangkan formasi kosong-umum 20, formasi disabilitas 4. Intinya nanti akan diumumkan BKN, prinsip dasarnya maksimal, jika kuota 1 akan diluluskan 3 terbaik dari yang lulus terbaik,” ujarnya.

Dilanjutkan Yudi, sejauh ini pihaknya telah melakukan rekapan perangkingan untuk paserta SKD yang dinyatakan lolos sebelumnya. Dimana dari hasil rekap perangkingan tersebut, hanya 417 paserta, yang bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

“Namun rekapan perangkingan Kita (BKPSDM Kabupaten Batanghari) ini bisa saja nantinya akan mengalami perubahan lagi. Itu tergantung dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) lagi, apakah nantinya akan penambahan kuata atau tidak,” katanya. (riz)

Pos terkait