Pemeriksaan klinis :-
Meliputi pemeriksaan per rektal untuk meraba kelenjar prostat, palpasi abdomen untuk merasakan pembengkakan pada ginjal dan adanya tumor. Pasien diperiksa dari kepala sampai kaki untuk mengetahui adanya lesi.
Investigasi:-
1) Pemeriksaan darah lengkap;-
RBC, WBC, Trombosit, ESR, waktu perdarahan, waktu pembekuan dll.
2) Analisis urin: –
Pemeriksaan mikroskopis untuk mendeteksi sel nanah, darah gaib, gips, Kristal dll.
3) Tes fungsi ginjal: –
Tingkat urea darah, tingkat kreatinin serum, tingkat elektrolit dll.
4) Serum asam fosfatase: –
Meningkat pada kanker prostat.
5) rontgen tulang belakang: –
Untuk mendeteksi adanya tumor atau fraktur.
6) Ultra sonografi;-
Memberikan ide tentang prostat, kandung kemih, ginjal dll.
7) CT scan:-
Informasi lebih rinci tentang organ dan tumor.
8) MRI tulang belakang: –
Memberikan informasi rinci tentang tulang belakang, disk dan jaringan lunak di dekatnya.
9) Limfangiografi: –
Memberikan gambaran tentang penyebaran limfatik kanker.
10) Biopsi untuk mengkonfirmasi kanker: –
Biopsi diambil dari tumor dan dikirim untuk pemeriksaan histopatologi di bawah mikroskop. Ini akan mendeteksi keberadaan sel kanker.
Perlakuan:-
1) Jika ada retensi urin diperlukan kateterisasi.
2) Dialisis jika gagal ginjal.
3) Jika ada koma pemantauan semua fungsi vital bersama dengan nutrisi parental dan suplai elektrolit.
4) Perawatan khusus adalah prostatektomi (pengangkatan prostat)
Prostatektomi parsial: –
Di sini hanya lobus yang terkena yang diangkat.
Prostatektomi radikal: –
Pengangkatan total prostat bersama dengan kelenjar getah bening di dekatnya.
5, Terapi hormon :-
Stilbestrol diberikan untuk mengurangi pertumbuhan tumor. Karena pengobatan ini meningkatkan kemungkinan penyakit kardiovaskular, dietil terfosforilasi stilbesterol digunakan saat ini.
6) Kemoterapi: -Obat-obatan seperti siklofosfamid, cisoplatim dll diberikan.
7) Radioterapi juga dilakukan untuk beberapa kasus.
8) Homoeopati: –
Obat homoeopati seperti carcinocin, conium, sabal, crotalus, thuja, iodum, selinium, staphysagria, sulfur dll dapat diberikan sesuai gejalanya. Obat homoeopati konstitusional akan sangat melegakan dan dapat memperpanjang usia.
9) Yoga dan meditasi juga menyehatkan. (red)












