Ia mendeskripsikan kelompok tersebut sebagai “sekelompok grup musik SMA yang memiliki senjata api”. Ternyata, Mike kini sedang diincar oleh seseorang yang ingin menewaskannya. Untuk bisa mencari tahu siapakah yang mengincar dirinya, Mike meminta partner lamanya tadi untuk memecahkan satu kasus terakhir bersama-sama.
Bad Boys for Life tentu saja masih akan memberikan banyak humor kasar dan jorok. Kegilaan menjadi sesuatu yang jamak terjadi dalam momen komedinya. Layaknya orang yang sedang teler oleh obat-obatan, komedi dalam film ini tidak akan malu-malu apalagi setengah-setengah.
Semuanya hadir dalam taraf kegilaan tingkat maksimum tapi tentu saja masih tetap memperhatikan timing, sesuatu yang kadang tidak diperhatikan oleh film-film komedi sinting lain yang terus menerus menggeber leluconnya. Chemistry yang hadir antara Will Smith dan Martin Lawrence pun semakin kuat di sini. Keduanya sanggup menghadirkan sebuah bromance yang menarik sambil sesekali dipelintir jadi menjurus ke arah romance.
BACA JUGA : Lagi, Situs Pengganti LK21-Indoxxi Diblokir
Martin Lawrence tentu saja masih amat lucu, tapi sama seperti film-film sebelumnya, bintang utama dalam sekuel ini tetaplah Will Smith. Selalu menyenangkan melihat aktor dengan fisik menjual dan mendefinisikan apa itu istilah “cool” seperti Smith bisa menggila dalam sebuah film buddy comedy seperti ini.
So yes, dalam penekanan variasi-variasi baru untuk membangun sisi komedi dan aksinya, sekuel ini tetap bisa membuat kejutan-kejutannya tampil dengan sangat fresh bahkan melebihi instalmen sebelumnya. Playing on the same notes but with new variations, this one will make you scream and laugh so loud ’til you jump out your ass. Freakin’ hilarious! (put)
Baca juga : Review Movie Escape Plan, Sylvester Stallone Vs Arnold Schwarzenegger












