Polisi Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan Membusuk di Air Hitam Sarolangun

Jajaran Polsek Air Hitam Polres Sarolangun bersama warga mengevakuasi mayat di Sarolangun. (Penajambi.com)

Jambi Seru, Sarolangun – Ternyata sosok mayat laki laki yang ditemukan warga, Sabtu (11/5/2019) malam lalu, di lokasi perkebunan sawit Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam tersebut adalah YS (29) warga Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, melalui Kapolsek Air Hitam IPTU Charles M Sitorus, bahwa pada Hari Sabtu tanggal 11 Mei sekira pukul 21.00 wib personel Polsek Air Hitam mendapat informasi dari masyarakat tentang penemuan mayat berjenis kemaluan laki-laki di Desa Lubuk Kepayang, Kecamayan Air Hitam.

Setelah mendapatkan laporan tersebut personil Polsek Air Hitam langsung menuju ke TKP dan tiba di TKP sekira pukul 22.00 wib, disana pihaknya menemukan sosok mayat laki laki yang sudah membusuk dengan dengan kaki sebelah kanan sudah tinggal tulang.

Bacaan Lainnya

“Tadi juga kita temukan 1 unit sepede motor Honda Revo warna Hitam diduga milik korban, terletak kurang lebih 500 meter dari lokasi korban. Berdasarkan keterangan warga yang mengenali motor yang kita temukan, bahwa korban tersebut adalah YS (29) warga kecamatan pauh,” Kata IPTU Charles M Sitorus, dikutip dari penajambi.com—media partner jambiseru.com, Minggu (12/5/2019).

Setelah mengetahui identitas korban lanjut IPTU Charles, pihaknya langsung menuju kediaman korban untuk memintai keterangan lebih lanjut.
Menurut keterangan keluarga Korban HB (paman Korban), bahwa korban meninggalkan rumah pada hari Selasa tanggal (7/5/2019) dengan kondisi badan dalam keadaan sehat, dan HB juga membenarkan bahwa sepeda motor yang ditemukan adalah milik korban.

HB menyatakan bahwa kondisi badan korban korban baru sembuh dari depresi/gangguan jiwa yang mana pernah terjadi dua kali yaitu pada tahun 2011 dan kumat lagi pada tahun 2018 saat ayahnya meninggal dan saat ini korban sedang ada masalah rumah tangga dengan istrinya.

Berdasarkan keterangan tetangganya, pada hari Selasa pagi tgl 7 mei korban pergi kerja berkebun, dan Sekira pukul 09.00 Korban mendapat telpon dari keluarga bahwa istrinya pergi (diduga mau pulang ke kampung halaman di Jawa).

Korbanpun langsung pulang kerumah namun tidak menemukan istrinya, lalu korban menyusul istrinya ke loket Family Raya Sarolangun, namun juga tidak ada, kemudian korban pulang kerumah dan sekira siang hari pukul 11.00 wib korban pergi lagi dan diketemukan sudah menjadi mayat pada hari Sabtu 11 Mei 2019.

“Sampai saat ini Penyidik masih menggali keterangan para saksi, mengumpulkan fakta-gakta di TKP dan mendalami penyebab kematian korban,” pungkasnya. (put)

Pos terkait