Ratu Munawaroh Terancam Dipidana

ratu munawaroh terancam dipidana
Ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman. (Ist)

Jambiseru.com – Cawagub Jambi Ratu Munawaroh, terancam sanksi dipidana. Ini terkait laporan dugaan kampanye di luar jadwal pada saat masa tenang.

Untuk diketahui, laporan terhadap dugaan kampanye di luar jadwal Ratu Munawaroh, sudah dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jambi beberapa waktu lalu.

Tetapi karena lokasi kejadian di Kota Jambi, Bawaslu Provinsi Jambi meneruskan laporan ini ke Bawaslu Kota Jambi.

Bahkan, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Jambi akan melakukan rapat dengan pihak Gakumdu untuk memproses laporan terkait Ratu karena diduga melakukan kampanye di masa tenang Pilkada.

“Laporan ini sudah dilimpahkan ke Bawaslu Kota Jambi. Rencananya siang ini juga kita juga akan rapat dengan pihak Gakumdu dimana ada polisi dan jaksa untuk membahas hal ini,” kata Ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman, dilansir perisainews.id, Minggu (13/12/2020).

Ibu Tiri Zumi Zola itu dilaporkan oleh Tim Advokasi Haris-Sani pada 7 Desember 2020 lalu. Laporan itu  lantaran ibu tiri Zola itu diduga kuat mengumpulkan sejumlah emak-emak di perumahan Permata Hijau Kota Jambi di masa tenang Pilkada.

Bawaslu Kota Jambi juga akan tetap melakukan proses laporan karena pelapor telah dilakukan pemeriksaan dengan melampirkan sejumlah bukti yang kuat atas tindakan Ratu berkampanye diam-diam dimasa tenang.

“Yang jelas kita sudah menerima laporannya nanti akan kita pelajari lagi dan jika yang bersangkutan mesti dipanggil, ya akan kita panggil untuk diperiksa karena yang dilaporkan itu kan yang bersangkutan. Namun sebelum dipanggil tentu kita rapat dulu pihak Gakumdu, karena ini butuh proses dulu siapa saja yang akan dipanggil atas laporan ini, karena ini prosesnya nya kan sudah masuk ranah pidana jadi ada tahapannya,” ujar Ari.

Saat ditanya apakah ada indikasinya jika ibu tiri Zola itu akan dikenakan sanksi pidana, Ari menyebutkan jika tidak tutup kemungkinan itu dapat terjadi karena yang bersangkutan melakukan kampanye diluar jadwal Pilkada.

“Ya jika itu benar, bisa saja yang bersangkutan di pidana, karena kan ini telah melanggar yang mana kampanye diluar jadwal pilkada. Jadi sebelum mengarah ke sana tentu ada prosesnya dulu,” kata Ari.

Ditanya apakah ada kemungkinan Ratu Munawaroh akan ditahan atau dipenjara terkait kasus ini? Ari menyebut kemungkinan ada saja.

“Kalau terbukti pidana, ya, bisa saja (ditahan),” tambahnya.

Pos terkait