Ia mengklaim, saat ini sudah 60 persen kreditur yang menyetujui proposal perdamaian tersebut. Meski begitu, Irfan mengakui, lobi-lobi kepada kreditur terus berlangsung.
“Saya pikir semua yang datang ke sini punya pilihan dan kami menghargai sekali mereka mau antre seperti ini, ini menunjukkan bahwa semua kreditur kita yang datang mencoba bersama-sana cari solusi,” imbuhnya. (tra)
sumber : suara.com (Media Partner Jambiseru.com)












