Tahun Ini Anggota DPR Dapat THR dari Negara

Gedung DPR RI
Foto Gedung DPR RI. [Istimewa]

Jambiseru.com – Tahun ini anggota DPR dipastikan dapat THR dari Negara. Selain THR, juga ada gaji ke-13 tahun 2021 yang akan segera dicairkan. Lalu berapa besarnya?

Untuk diketahui, pemberian THR untuk anggota DPR diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan gaji ketiga belas kepada aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan tahun 2021.

Aparatur Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, terdiri atas PNS dan CPNS, PPPK, Prajurit TNI, Anggota Polri, Wakil Menteri, Staf Khusus di Kementerian/Lembaga, Dewas KPK, Hakim Ad hoc dan pejabat negara. Adapun pejabat negara yang dimaksud dalam beleid tersebut juga termasuk para pimpinan dan anggota DPR.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan PP tersebut rincian THR dan gaji ke-13 bagi DPR terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum sesuai jabatannya dan atau pangkatnya.

Seperti diketahui gaji para anggota DPR diatur dalam Surat Edaran Setjen DPR RI No.KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR RI. Besaran gaji dan tunjangan anggota DPR pun mengacu pada Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015 tentang kenaikan indeks sejumlah tunjangan bagi anggota DPR.

Dari aturan tersebut gaji pokok anggota DPR dengan jabatan Ketua DPR ditetapkan sebesar Rp 5.040.000 per bulan sedangkan Wakil Ketua DPR ditetapkan sebesar Rp 4.620.000 per bulan. Sementara gaji Anggota DPR selain ketua dan wakil ditetapkan sebesar Rp 4.200.000 per bulan.

Gaji pokok tersebut belum termasuk berbagai tunjangan lainnya. Namun pada aturan THR tahun ini besaran THR hanya terdiri dari gaji pokok dan tunjangan melekat. Adapun tunjangan melekat anggota DPR terdiri dari tunjangan istri/suami sebesar 10 persen dari gaji pokok, tunjangan anak 2 persen dari gaji pokok dikali maksimal 2 anak, uang sidang/paket Rp 2.000.000, tunjangan jabatan, tunjangan beras Rp 30.090 per jiwa per bulan dan tunjangan PPH Pasal 21 Rp 2.699.813.

Untuk anggota DPR dengan jabatan ketua maka rincian gaji dan tunjangan melekatnya yaitu gaji pokok Rp 5.040.000, tunjangan istri/suami sebesar 10 persen dari gaji pokok Rp 504.000, tunjangan anak 2 persen dari gaji pokok dikali maksimal 2 anak Rp 201.600, uang sidang/paket Rp 2.000.000, tunjangan jabatan Rp 18.900.000, tunjangan beras Rp 30.090 per jiwa per bulan dan tunjangan PPH Pasal 21 Rp 2.699.813. Sehingga besaran THR yang diterima yaitu senilai kurang lebih Rp 29.375.503.

Sedangkan untuk anggota DPR dengan jabatan wakil ketua maka rincian gaji dan tunjangan melekatnya yaitu gaji pokok Rp 4.620.00, tunjangan istri/suami sebesar 10 persen dari gaji pokok Rp 462.000, tunjangan anak 2 persen dari gaji pokok dikali maksimal 2 anak Rp 184.800, uang sidang/paket Rp 2.000.000, tunjangan jabatan Rp 15.600.000, tunjangan beras Rp 30.090 per jiwa per bulan dan tunjangan PPH Pasal 21 Rp 2.699.813. Sehingga besaran THR yang diterima yaitu senilai Rp 25.596.703.

Sementara untuk anggota DPR lainnya maka besaran gaji dan tunjangan yang diterima yaitu gaji pokok Rp 4.200.000, tunjangan istri/suami sebesar 10 persen dari gaji pokok Rp 420.000, tunjangan anak 2 persen dari gaji pokok dikali maksimal 2 anak Rp 168.000, uang sidang/paket Rp 2.000.000, tunjangan jabatan Rp 9.700.000, tunjangan beras Rp 30.090 per jiwa per bulan dan tunjangan PPH Pasal 21 Rp 2.699.813. Sehingga besaran THR yang diterima yaitu senilai Rp 19.217.903. (tra)

Sumber : kumparan.com

Pos terkait