Jambiseru.com, Bangko — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan dan pemerataan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Merangin tetap berjalan lancar dan sesuai ketentuan. Komitmen ini ditegaskan sebagai bagian dari upaya menjaga pasokan energi bagi masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Merangin, DPRD Merangin, Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP), serta para agen penyalur.
“Kami memastikan seluruh agen dan pangkalan mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk standar isi tabung serta penjualan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Pertamina juga mendukung upaya pemerataan distribusi yang menjadi fokus pembahasan bersama DPRD Merangin,” ujar Rusminto.
Pertamina, lanjutnya, terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap seluruh mata rantai distribusi LPG subsidi, mulai dari agen hingga pangkalan resmi.
Selain itu, Pertamina juga siap mendukung pelaksanaan Operasi Pasar (OP) dengan memastikan kuota reguler ke pangkalan tidak berkurang. Dengan demikian, ketersediaan LPG subsidi tetap terjaga, baik melalui mekanisme distribusi reguler maupun melalui operasi pasar.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET. Sementara itu, masyarakat yang tergolong mampu diharapkan beralih menggunakan Bright Gas sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program subsidi energi.
Masyarakat juga diminta berperan aktif dalam pengawasan distribusi LPG dengan melaporkan dugaan penyimpangan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Sebelumnya, kelangkaan LPG subsidi di tingkat pangkalan sempat dikeluhkan warga. Di sisi lain, tabung LPG 3 kg justru ditemukan dijual bebas oleh pedagang eceran dengan harga mencapai Rp50.000 lebih per tabung.
Persoalan ini menjadi perhatian Komisi II DPRD Merangin yang telah beberapa kali menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama DKUKMPP dan para agen penyalur LPG.(Edo)












